Banda Aceh, Line1.News – Sebuah pesan kuat terpancar dari ruang adat Meuligoe Gubernur Aceh. Di tengah perjuangan bangkit pascabencana, Aceh justru mendapat kepercayaan besar di tingkat nasional: menjadi tuan rumah perdana peringatan Hari Posyandu Nasional 2026.
Kegiatan berskala nasional ini bukan sekadar seremoni bagi masyarakat Bumi Serambi Mekkah. Bagi Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir atau akrab disapa Kak Na, ini adalah panggung pembuktian. Ia menegaskan Aceh harus menjadi tolok ukur kesuksesan bagi daerah lain di masa depan.
Penunjukan Aceh Utara, tepatnya Kecamatan Langkahan, sebagai pusat kegiatan memiliki makna mendalam. Langkahan merupakan wilayah yang sempat terdampak cukup parah oleh bencana hidrometeorologi. Menjadikannya pusat acara nasional adalah simbol nyata ketangguhan rakyat Aceh.
“Kita harus mampu melakukan yang terbaik. Suksesnya kegiatan ini akan membuktikan bahwa meski kita baru ditimpa bencana, namun Aceh merupakan daerah yang tangguh,” ujar Kak Na saat memimpin rapat koordinasi, Selasa, 14 April 2026, dikutip pada Rabu (15/4).
Acara yang rencananya dihadiri langsung oleh Ketua Umum Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, ini akan menjadi ajang kampanye 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga ketenteraman umum.
“Mari kita bekerja sebaik-baiknya, perkuat koordinasi lintas sektor demi mempromosikan citra Aceh dan pentingnya Posyandu di tengah masyarakat,” kata Kak Na di hadapan para pimpinan SKPA yang hadir.
Dengan semangat kebersamaan, Aceh kini bersiap menyambut Indonesia di tahun 2026, membawa pesan bahwa dari Langkahan, semangat pelayanan kesehatan dasar untuk bangsa dimulai.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy