Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah meminta pemerintah kabupaten kota segera menyelesaikan penyaluran dana hibah Pilkada untuk KIP, Panwaslih dan TNI Polri sebelum 15 Agustus 2024.
“Kita ditunjuk sebagai kepala daerah untuk menyukseskan Pilkada, jadi utamakan Pilkada daripada kegiatan dan program lain,” ujar Bustami di Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Pilkada Aceh di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa dikutip Rabu, 31 Juli 2024.
Bustami menyebutkan, dana hibah itu sangat penting bagi penyelenggara dan pengawas Pikada untuk digunakan sebaik mungkin. “Pengelolaan dana yang efisien dan tepat sasaran akan sangat mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.
Dia juga mengajak semua pihak memastikan proses Pilkada serentak di Aceh berjalan lancar, adil, transparan dan demokratis. “Kita harus memastikan bahwa setiap tahapan Pilkada dapat dilaksanakan sesuai jadwal tanpa kendala yang berarti. Kesuksesan Pilkada ini adalah cerminan dari komitmen dan kerja keras kita bersama.”
Dana Hibah Pilkada belum Tuntas Disalurkan
Menurut data Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, hingga 29 Juli 2024 belum semua kabupaten dan kota di Aceh menyalurkan 100 persen dana hibah Pilkada.
Pelaksana Harian Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri yang diwakili Kasubdit Wilayah I Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Daerah, Rikie, merincikan 16 daerah di Aceh belum 100 persen menyalurkan dana hibah untuk Komisi Independen Pemilihan.
Selain itu, kata dia, ada 23 daerah belum 100 persen menyalurkan dana hibah untuk Panitia Pengawas Pemilihan. Sementara 17 daerah belum tuntas 100 persen menyalurkan dana hibah untuk TNI-Polri.
“Pembiayaan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2024 menjadi tanggungjawab penuh pemerintah daerah,” ujar Rikie di rapat tersebut. Dia meminta penyaluran dana hibah dipercepat agar seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar.
Rapat diikuti 267 peserta dari unsur Forkopimda Aceh, Pj Bupati dan Wali Kota beserta unsur Forkopimda kabupaten kota seluruh Aceh, Komisioner KIP Aceh, Ketua KIP kabupaten kota, serta Anggota Panwaslih Aceh dan kabupaten kota.
Ketua KIP Aceh Saifullah memaparkan kesiapan pihaknya dalam penyelenggaraan Pilkada. Sementara kesiapan pengamanan dipaparkan oleh Kapolda Aceh dan Kasdam Iskandar Muda.
Dalam rapat itu juga dibuka sesi dialog untuk menyampaikan segala kendala para penyelenggara dan pengawas di kabupaten kota dalam pelaksanaan Pilkada, untuk mendapatkan jawaban dari pejabat berwenang pada tingkatan lebih tinggi. []


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy