Kazan – Selain dengan Kazan State Power Engineering University (KSPEU), tiga perguruan tinggi di Aceh juga meneken nota kesepakatan atau MoU dengan Kazan Federal University (KFU) Republik Tatarstan, Negara Bagian Federasi Rusia, pada Kamis, 27 Juni 2024. Kesepakatan ini mencakup kerjasama internasional dan penguatan hubungan di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Penandatanganan MoU disaksikan oleh Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haythar dan pihak KFU yaitu Presiden KFU Riyaz Minzaripov, Direktur Departemen Hubungan Eksternal Olga Vershinina, Direktur Institut Kedokteran Fundamental dan Biologi Andrey Kiyasov, serta Wakil Direktur Pengembangan Institut Teknologi Informasi dan Sistem Cerdas, Irina Maksimova.
Sebelumnya, kehadiran delegasi Aceh disambut langsung oleh Profesor Danies Nurgaliev, Vice Rektor Petroleum Technologies and Geosciences KFU. Malik Mahmud didampingi Rekor Universitas Syiah Kuala, Rektor Universitas Malikussaleh, Rektor Universitas Teuku Umar, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia, Barlian Helmy dan Penjabat Atase Pendidikan KBRI Moskow Nanag Fadillah.
Sebelum penandatangan dilakukan, Malik Mahmud bersama rombongan diperkenalkan mengenai sejarah terbentuk KFU.
“Vladimir Lenin, salah satu tokoh nasional berpengaruh di Rusia, pernah mengenyam pendidikan di Kazan Federal University. Kampus ini memiliki kurang lebih 14 ribu mahasiswa saat ini,” ujar Nurgaliev dikutip Senin, 1 Juli 2024.
Sesuai tradisi, para tamu kehormatan dari Aceh diajak berkeliling ke Museum Sejarah KFU dan Auditorium Lenin. Sejumlah mahasiswa asal Indonesia juga ikut serta mendampingi.
Di KFU ada sekitar 65 orang mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai jenjang.
Selain itu Nurgaliev mempresentasikan sejumlah kegiatan di KFU, dan menuju ibu kota Tatarstan ke tempat-tempat bersejarah.
“Terima kasih kepada pimpinan KFU atas sambutan yang luar biasa ini, dan kita akan bekerja maksimal agar kerjasmaa ini benar-benar bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Malik.
Sehari sebelumnya, Malik Mahmud juga mendampingi penandatanganan kerjasama tiga Perguruan Tinggi Aceh dengan Kazan State Power Engineering University di bidang pendidikan seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, program beasiswa, serta transfer pengetahuan dan teknologi.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy