Kaltim Bantu Dana Rp1 M dan Logistik Rp700 Juta untuk Pidie Jaya

Kaltim bantu Pijay
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyerahkan bantuan dana dari Dompet Kaltim Peduli Bencana Rp1 miliar untuk Pidie Jaya. Penyerahan secara simbolis diterima Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Kantor Bupati Pijay, Jumat, 2 Januari 2026. Foto: Humas Pemprov Kaltim

Meureudu – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menyerahkan bantuan dana dari Dompet Kaltim Peduli Bencana senilai Rp1 miliar untuk membantu penanganan dan pemulihan pascabencana di Pidie Jaya.

Rudy juga menyalurkan bantuan logistik senilai Rp700 juta untuk korban banjir di Pidie Jaya. Bantuan logistik meliputi stok pangan, perlengkapan darurat, dan kebutuhan pengungsian.

Rudy menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, di Pos Komando Tanggap Darurat, Kantor Bupati Pijay, Jumat, 2 Januari 2026.

Rudy yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) turut menyerahkan bantuan logistik dari APPSI.

[Gubernur Rudy Mas’ud didampingi istri foto bersama pengungsi korban banjir Pidie Jaya, Jumat, 2 Januari 2026. Foto: Humas Pemprov Kaltim]

Usai penyerahan bantuan, Rudy bersama rombongan berkeliling meninjau rumah-rumah warga yang terdampak banjir lumpur. Dia menyampaikan empati dan dukungan kepada masyarakat Pidie Jaya yang terdampak musibah.

“Mudah-mudahan becana ini bisa dilalui dan kesabaran. Yakinlah di samping kesusahan ada kemudahan. Ini ujian. Pidie Jaya ini masyarakatnya mau naik kelas, dapat keberkahan nantinya,” ucap Rudy saat mengunjungi lokasi pengungsian di Pidie Jaya, dilansir laman Pemerintah Provinsi Kaltim.

Bantuan lainnya Rp300 juta akan disalurkan melalui KNPI Kaltim, khusus untuk pembuatan dan penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat terdampak di Pidie Jaya.

Bantuan-bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak banjir di Pidie Jaya.

Rudy menyebut total bantuan dari Dompet Kaltim Peduli Bencana mencapai Rp5,7 miliar yang disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy