Karang Baru – Relawan medis dari Emergency Medical Team (EMT) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menemukan 18 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kalangan penyintas banjir di Gampong Air Tenang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.
Melansir laman Muhammadiyah.or.id, 18 kasus ISPA itu ditemukan ketika tim relawan medis memeriksa 45 pasien di desa tersebut pada Senin, 22 Desember 2025.
Ada 26 laki-laki dan 19 perempuan yang diperiksa, mulai dari balita hingga lansia. ISPA disebut menjadi penyakit tertinggi disusul keluhan lain yang lazim muncul pascabencana, termasuk gangguan kulit.
“Tidak ada kasus yang memerlukan rujukan hari ini. Seluruhnya dapat ditangani di lokasi layanan,” ujar Dokter Muhammad Ihsan Kitta, Ketua Tim EMT Unismuh Makassar, dalam keterangan tertulisnya.
Di Air Tenang sendiri, Tim Relawan Medis Unismuh menggunakan pola layanan mobile karena Poskesdes masih terkendala lumpur. Sedangkan posko yang ada tidak lagi ditempati relawan atau tenaga kesehatan.
Selain di Air Tenang, Tim Relawan Medis Unismuh juga ditempatkan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Iyu. Pelayanan kesehatan dilakukan berdasarkan penempatan hasil koordinasi dengan Health Emergency Operation Center Tanggap Bencana Aceh Tamiang.
“Kami ditempatkan di wilayah Puskesmas Sungai Iyu yang mencakup Sungai Iyu dan Desa Tanjung Kepayang di Kecamatan Bendahara. Selain itu, tim juga bergerak ke Gampong Air Tenang di Kecamatan Karang Baru,” ujar Ihsan.
Tim juga mencatat, setelah tiga pekan lebih bencana, layanan kesehatan reproduksi dan promosi kesehatan belum dilakukan. Adapun kebutuhan yang dinilai mendesak adalah penguatan layanan kesehatan di wilayah kerja serta ketersediaan obat untuk gangguan kulit, yang kerap muncul akibat kontak dengan air kotor dan kondisi sanitasi pascabanjir.
Operasi lapangan Unismuh tersebut melibatkan 10 personel EMT terdiri atas tenaga medis dan penunjang—dokter, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, serta mahasiswa profesi kedokteran—yang bertugas bergilir mengikuti kebutuhan di titik layanan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy