Inovasi WCP Banda Aceh Raih Grand Prize di CityNet SDG Awards 2025

Gala Dinner
CityNet SDG Awards 2025 di Bali. Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Denpasar – Banda Aceh meraih grand prize CityNet SDG City Awards 2025 yang digelar di Bali. Penghargaan ini diberikan saat gala dinner “Seoul Night”, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan 25th CityNet Executive Committee Meeting dan SDG City Awards 2025, di Bali Beach Convention Center, Denpasar, Senin malam, 27 Oktober 2025.

Di hari kedua kegiatan, selain penyerahan penghargaan kepada 11 kota dengan inovasi terbaik, juga diadakan Seoul Night. Panitia kemudian mengumumkan peraih penghargaan terbaik dari 11 inovasi pemenang untuk dipilih tiga terbaik setelah melalui proses penilaian oleh panel juri internasional.

Berdasarkan hasil penilaian, grand prize atau juara pertama diberikan kepada Banda Aceh, juara kedua Quezon (Filipina), dan ketiga Subang Jaya (Malaysia).

Sementara penghargaan People’s Choice Award atau pilihan peserta melalui voting diberikan kepada Surabaya.

Ketiga pemenang terbaik dan pemenang People’s Choice Award akan mendapatkan sponsorship untuk menghadiri forum internasional di Seoul, Korea Selatan, pada 2026.

Banda Aceh meraih juara pertama melalui inovasi “Women in Waste Management: The WCP System”, yang dinilai sebagai program paling inspiratif dan berdampak luas dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat komunitas.

Inovasi ini disebut memberdayakan perempuan sebagai pengelola Waste Collecting Point (WCP) di 39 titik di seluruh kota.

“Alhamdulillah, ini adalah penghargaan tertinggi yang menjadi bukti bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, khususnya perempuan, bisa melahirkan solusi nyata bagi lingkungan,” ujar Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dikutip dari Laman Pemko Banda Aceh, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurutnya, WCP bukan hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga memberdayakan perempuan agar berdaya secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memperluas sistem WCP ke seluruh gampong di Banda Aceh.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy