Kutacane – Sebuah perahu mesin (robin) yang mengangkut 20 penumpang terbalik di Sungai atau Lawe Alas, Aceh Tenggara, pada Minggu siang, 22 Desember 2024.
Perahu itu terbalik saat melewati kawasan Sibiluk, Desa Bun Bun Indah, Kecamatan Leuser, sekira pukul 13.30 waktu Aceh. Saat itu, perahu sedang melaju ke arah Muara Situlen.
“Dari jumlah seluruh penumpang 20 orang dalam perahu Robin itu, ada 18 orang dewasa dan dua orang anak-anak,” ujar Kepala BPBD Aceh Tenggara Mohd Asbi.
Akibat insiden itu, kata Kabid Pencegahan BPBD Aceh Tenggara Zainal Abidin, dua penumpang ditemukan meninggal dunia. Salah satunya balita berusia satu tahun bernama Sudes dan Saemah, 56 tahun.
Sementara enam penumpang lagi belum ditemukan, salah satunya anak-anak usia enam tahun bernama Dilal. Sedangkan lima korban yang belum ditemukan, Sahrul, 50 tahun; Mahmuda, 70 tahun; Mariana, 40 tahun; Suliani, 13 tahun; dan Fatimah, 21 tahun.
“Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan masyarakat terus melanjutkan pencarian kepada enam orang yang belum ditemukan hingga malam hari ini,” ujar Zainal dilansir dari ajnn.net.
Lawe Alas merupakan sungai terpanjang di Aceh yang membelah Taman Nasional Gunung Leuser dan bermuara di Samudra Hindia. Sungai ini melewati Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy