Data BPBA: 10 Daerah di Aceh Terendam Banjir, 29.540 Jiwa Terdampak

Pangdam Iskandar Muda Terjunkan Prajurit Bantu Korban Banjir Aceh Tenggara
Personel TNI membantu evakusi korban banjir di Aceh Tenggara. Foto: Penrem Lilawangsa

Banda Aceh – Hujan intensitas tinggi di sejumlah kabupaten kota di Aceh mengakibatkan 10 daerah tergenang banjir. Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan tanggul sungai jebol dan memutus akses jalan nasional.

Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), 10 daerah yang tergenang banjir yaitu Aceh Utara, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Singkil dan Subulussalam.

Banjir terparah terjadi di Aceh Tenggara, merendam 82 desa di 13 kecamatan. Ketinggian air mencapai satu meter. Selain itu banjir juga merusak jembatan, tanggul sungai dan jalan.

Baca Juga: 7 Kecamatan di Aceh Tenggara Dikepung Banjir, Ini Rinciannya

“Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi di Aceh Tenggara dan menyebabkan debit sungai Lawe Kinga, Lawe Alas, Lawe Bulan, Lawe Mamas dan Lawe Kisam meningkat, sehingga menyebabkan beberapa tanggul sungai jebol. Tinggi air mencapai satu meter,” ujar Kepala BPBA, Teuku Nara Setia dalam keterangannya, Selasa dikutip Rabu, 16 Oktober 2024.

Selain itu, korban terdampak banjir di Aceh Tenggara mencapai 4.004 jiwa, dan seorang warga Desa Tanjung Aman, Kecamatan Darul Hasanah, bernama Redi, 28 tahun, meninggal dunia.

Baca Juga: Bersihkan Longsor, Dinas PUPR Aceh Kirim 2 Tim ke Gayo Lues

Selain di Aceh Tenggara, kata Nara, banjir di Aceh Singkil dan Aceh Selatan kini mulai meluas. Di Aceh Singkil jalan lintas Nasional Singkil-Gunung Meriah, tepatnya di Desa Ujung Bawang terputus karena tergenang banjir. Kemudian dua titik jalan di Desa Cingkam juga putus diterjang banjir.

Sementara di Aceh Selatan, akses jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan lumpuh total karena badan jalan tergenang air setinggi 1,2 meter.

Baca Juga: Satu Keluarga Meninggal Dunia Tertimbun Longsor di Aceh Tengah

“Untuk ketinggian air itu di jalan nasional mencapai 120 sentimeter, jadi transportasi dari Medan-Banda Aceh lumpuh total. Banjir terus meluas saat ini,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Zainal, dilansir dari CNNindonesia.com.

Selain itu, badan jalan di tujuh ruas Jalan Peunaron-Lokop-Batas Gayo Lues tertimbun material longsor. Jalan itu merupakan akses utama masyarakat dalam beraktivitas.

Baca Juga: Ketua ICMI Aceh: Perlu Kepedulian Presiden Atasi Banjir di Singkil

Pemerintah Aceh telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor dari badan jalan, agar warga bisa kembali beraktivitas. “Petugas langsung bekerja siang tadi (Selasa-red) membersihkan sejumlah titik [longsor] pada badan jalan,” ujar Teuku Nara.

Hingga kini, kata Nara, korban terdampak banjir di seluruh Aceh sudah mencapai 29.540 jiwa dan 9.118 warga mengungsi.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy