Ini Sebab iPhone 9 dan Windows 9 Tak Pernah Hadir ke Bumi

Ini Sebab iPhone 9 dan Windows 9 Tak Pernah Ada
Ilustrasi logo WIndows 9. Foto: lifewire.com

Apple merilis iPhone 8 pada 22 September 2017. Lalu awal November tahun yang sama, mereka meluncurkan iPhone X.

Hal yang hampir sama dilakukan Microsoft pada produk sistem operasi Windows-nya. Perusahaan ini merilis Windows 8 pada 2012, lalu Windows 8.1 setahun sesudahnya. Baru pada 2016, Microsoft meluncurkan Windows 10.

Mengapa kedua jenama teknologi ini “kompak” melewatkan angka sembilan pada serial produknya?

Tahun 2017 menandai hari jadi Apple ke-10. Perusahaan dari Cupertino, California, ini memutuskan meluncurkan model iPhone ‘X’ yang merupakan angka romawi dari ’10’. Sebab, melansir India Times, akan aneh jika mereka merilis iPhone 9 di tengah suasana HUT perusahaan ke-10.

Apple juga ingin menandakan awal baru dari desain produk smartphone-nya itu. Plus, angka sembilan diyakini melambangkan ketidakberuntungan dalam banyak budaya, layaknya angka 13.

Dalam bahasa Cina, angka sembilan memiliki makna negatif yakni kutukan secara harfiah. Dalam bahasa Jepang berarti penderitaan. Orang-orang di Apple mempercayainya.

Berbeda dengan Microsoft. Mereka tidak merilis Windows 9 bukan karena faktor angka jelek atau takhayul. Semata-mata karena Windows 8 menerima banyak kritik sebagai “produk gagal”.

Maka dari itu, perusahaan yang didirikan Bill Gates dan Paul Allen di Albuquerque, New Mexico, ini memutuskan melompat ke Windows 10, sekaligus menandai transisi ke sistem operasi lebih baru nan canggih. Microsoft memperkenalkan Windows 10 sebagai langkah besar dalam perbaikan dan pembaruan.

Ada juga spekulasi nama Windows 9 tidak dipakai karena dapat membingungkan pengguna dengan versi sebelumnya. Ini bisa membuat pengguna berpikir Windows 9 hanya produk baru dengan iterasi atau perulangan kecil seperti seperti Windows 95 dan 98.

Dengan melompat langsung ke Windows 10, Microsoft berusaha memberikan kesan bahwa produk ini akan menjadi pembaruan Windows “utama” yang terakhir. Ke depannya, Microsoft berencana  membuat pembaruan rutin yang lebih kecil pada basis kode Windows 10, ketimbang mengeluarkan pembaruan utama baru dengan selang waktu bertahun-tahun.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy