18 Tahun Tak Bertemu, Mahasiswi di Sumut Desak Polda Usut Tuntas Kasus Kematian Ayahnya

Adelia Azzurah
Adelia Azzurah saat berorasi di depan Mapolda Sumut. Foto: Istimewa

Medan – Adelia Azzurah bersama kelompok massa yang menamakan diri Mahasiswa Pemerhati Keadilan Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Sumut, Rabu siang, 2 Juli 2025.

Adelia menyuarakan keadilan atas kematian ayah kandungnya yang meninggal dunia karena diduga dibunuh sekelompok orang pada 21 Februari 2025 di Jalan Selambo, Desa Amplas, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Adelia tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan harapannya di depan Mapolda Sumut. Ia mengaku sudah 18 tahun tidak bertemu ayahnya.

“Sekali saya dapat kabar, beliau sudah meninggal dunia. Saya mohon, tolong usut sampai tuntas,” paparnya dengan suara bergetar.

Ia juga mendesak Kapolda Sumut segera menuntaskan penyidikan yang hingga kini dinilai stagnan. Adelia menyebut baru satu orang ditetapkan tersangka, sementara pelaku lainnya belum tertangkap.

Koordinator aksi Arya Sinurat mengatakan demonstrasi itu bentuk desakan kepada kepolisian agar transparan dan serius mengusut kasus yang tercatat dalam laporan polisi nomor LP 591/II/2025 atas nama pelapor Deviansyah.

“Aksi ini kami gelar untuk mendesak Kapolda mencopot penyidik yang lamban dan membongkar kasus ini secara terbuka,” kata Arya.

Ia juga menuntut perlindungan bagi masyarakat sipil dan penindakan tegas terhadap pelaku konflik sosial agar tidak ada lagi korban.

Arya menegaskan, massa akan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak direspons secara konkret. Mereka menilai koordinasi Polda Sumut dengan Polrestabes Medan belum maksimal.

Meski begitu, aksi massa berjalan aman dan kondusif. Kedatangan massa disambut Panit 1 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumut, AKP Irwanta Sembiring, yang juga Pawas Polda Sumut.

Kepada massa, Irwanta mengatakan pihaknya tidak tinggal diam dan bergerak cepat memburu pelaku pembunuhan ayah Adelia.

“Saya minta dukungan dan doa dari masyarakat Sumut, khususnya Medan, agar pelaku lainnya yang masih bersembunyi itu secepatnya ditangkap,” ujar Irwanta kepada wartawan, Kamis, 3 Juni 2025.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy