17 Wartawan Lulus Uji Kompetensi Angkatan 18 Aceh

Suasana UKW angkatan 18 yang digelar PWI Lhokseumawe. Foto: Istimewa
Suasana UKW angkatan 18 yang digelar PWI Lhokseumawe. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Sebanyak 17 wartawan lulus uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan 18 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe.

Menurut Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Achmad, 4 orang lagi yang dinyatakan belum kompeten berdasarkan keputusan tim penguji, satu orang jenjang madya dan tiga orang jenjang muda.

“Kepada yang dinyatakan sudah kompeten kami ucapkan selamat semoga semakin profesional dalam bertugas, sedangkan yang belum kompeten jangan menyerah karena masih tetap terbuka kesempatan untuk mengulang,” ujar Sayuti dikutip Sabtu, 10 Agustus 2024.

Dia juga berterima kasih kepada Pengurus PWI Pusat, Pengurus PWI Aceh, tim penguji, peserta dan panitia pelaksana yang sudah berpartisipasi sehingga UKW sukses.

Apresiasi juga disampaikan kepada para sponsor pendukung UKW, seperti PT. Perta Arun Gas, PT. Pema Global Energi, PT. PHE NSO, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. PLN Nusantara Power, Pemko Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara, Universitas Malikussaleh, Bank Aceh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Bank Syariah Indonesia serta PT. Perkebunan Sendiri.

“Terima kasih atas dukungan dan support semua pihak semoga kita bisa terus bekerjasama untuk meningkatkan profesionalisme wartawan yang ada di Kota Lhokseumawe pada khususnya.”

UKW yang dilaksanakan PWI Lhokseumawe kali ini merupakan angkatan 18 Aceh dan 814 secara nasional.

“Secara nasional wartawan anggota PWI yang sudah [lulus] UKW [jenjang muda, madya, utama] mencapai 19.819 orang. Khusus di Aceh, dengan selesainya UKW di Lhokseumawe, jumlah wartawan yang kompeten sudah mencapai 367 orang,” ujar Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, yang dibenarkan oleh Direktur UKW PWI Pusat, Firdaus Komar.

Ketua Dewan Pakar PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah ketika menutup UKW mengatakan, sertifikat UKW yang telah didapatkan menjadi tanggung jawab wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik. “Tentunya Anda harus menunjukkan kemampuan, sikap di lapangan sebagai wartawan yang bersertifikat kompetensi,” ujar Sayid Iskandarsyah.

“Tunjukkan bahwa Anda itu sebagai wartawan yang profesional.”

Salah seorang peserta yang dinyatakan kompeten untuk jenjang madya, Mashuri dari Bener Meriah, mengaku banyak mendapatkan ilmu selama dua hari UKW.

“UKW ini sangat luar biasa. Dalam UKW ini banyak masukan dan arahan yang diberikan para penguji, tentunya ini menjadi pegangan kami dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” ujar Mashuri yang juga Ketua Balai PWI Bener Meriah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy