Banda Aceh – Dua mantan menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengunjungi Puskesmas Lampulo, Banda Aceh, pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Keduanya adalah Agung Laksono, bekas Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, yang kini menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Agung didampingi Azwar Abubakar, bekas Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. yang juga bekas Penjabat Gubernur Aceh.
Kedatangan keduanya disambut Penjabat Wali Kota Banda Aceh Ade Surya bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Lukman, Kepala Puskesmas Lampulo Hayatun Rahmi, serta para dokter dan tenaga medis lainnya.
Agung dan rombongan datang untuk meninjau fasilitas kesehatan di Puskesmas tersebut.
Ia menilai Puskesmas Lampulo telah memberikan pelayanan kesehatan yang sangat baik. “Selamat kepada Puskesmas Lampulo, ada hal yang menggembirakan, tempatnya sangat bersih dan didukung oleh tenaga dokter yang memadai, ada 7 dokter termasuk dokter gigi. Selamat kepada Pak Wali dan Kepala Puskesmas,” ujar Agung di lokasi, dikutip Sabtu, 10 Agustus 2024.
Dia meminta Ade Surya dan jajaran mempertahankan dan meningkatkan pencapaian Puskesmas Lampulo.
Menurut Agung, Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas 2045 jika mampu mengoptimalkan sektor pendidikan dan kesehatan. “Kesehatan itu hal yang sangat penting. Kesehatan adalah modal utama dalam melahirkan generasi terbaik.”
Ade Surya berterima kasih kepada Agung yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Puskesmas Lampulo. Ia mengaku kehadiran Agung sebagai Wantimpres memberikan motivasi tambahan bagi dirinya dan jajaran untuk terus bekerja keras mewujudkan Banda Aceh yang lebih baik, terutama dalam sektor kesehatan dan pendidikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman berkesempatan memaparkan program percepatan penurunan stunting di hadapan Agung.
Saat ini, kata Lukman, Banda Aceh yang terdiri dari 90 gampong memiliki 11 unit Puskesmas, 27 Puskesmas pembantu, 34 Poliklinik Desa, dan 114 Posyandu.
“Berkat kerja keras berbagai pihak, angka stunting di Banda Aceh berhasil turun sebesar 3,4 persen, dari 25,1 persen pada tahun 2022 menjadi 21,7 persen di tahun 2023,” ungkap Lukman.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy