Jakarta – Sejumlah tokoh menyambangi rumah duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang gugur dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Salah satunya Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo datang ke rumah duka di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat, 30 Agustus 2025 sekitar pukul 22.00. Ia didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Panglima TNI Agus Subianto.
Rombongan presiden itu tidak melalui Jalan Gelora atau kawasan Stasiun Sudirman, melainkan melintasi Jalan Kudus. Berdasarkan keterangan warga yang hadir saat itu, Prabowo dan rombongan menetap di rumah duka Affan selama sekitar 10 menit.
Prabowo langsung menyalami dan memeluk kedua orang tua Affan saat tiba di rumah duka. “Kedua orang tua almarhum tampak terharu dan menitikkan air mata saat memeluk Presiden,” tulis keterangan Kementerian Sekretariat Negara.
Di hari yang sama, dari kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Prabowo menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan.
Baca juga: Gugur Dilindas Rantis Brimob, Pengemudi Ojol Affan Kurniawan Dijuluki ‘Martir Demokrasi’
“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ujarnya.
Dia menegaskan pemerintah akan memberikan jaminan kehidupan bagi keluarga almarhum serta memberi perhatian khusus kepada orang tua, saudara, dan kerabatnya. Prabowo juga disebut menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan berlebihan aparat yang berujung pada insiden tersebut. Ia memastikan proses hukum akan ditegakkan secara adil serta transparan.
“Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” klaimnya.
Baca juga: Ikut Datang ke Pemakaman Affan Kurniawan, Kapolda Metro Jaya Diteriaki ‘Pembunuh’
Namun, Prabowo juga “mengimbau seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada”. Dia menyebut ada unsur-unsur yang selalu ingin melakukan huru-hara membikin chaos sekaligus menyinggung kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
“Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada, agar unsur-unsur yang selalu ingin huruhara, yang ingin kaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita. Bangsa kita sedang berbenah diri, bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan, semua kekayaan untuk kita,” jelasnya.
Terakhir, dia mengklaim aspirasi yang sah tetap bisa disampaikan melalui cara-cara yang tertib. “Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy