Unjuk Rasa di DPRA Ricuh, Polisi Bubarkan Paksa, Lima Orang Diamankan

Demo mahasiswa di DPRA dibubarkan paksa foto detikcom
Demo mahasiswa di DPRA dibubarkan paksa. Foto: detikcom

Banda Aceh – Unjuk rasa mahasiswa dari berbagai kampus di DPR Aceh berakhir ricuh, Jumat, 23 Agustus 2024, malam. Polisi membubarkan paksa massa dengan tembakan gas air mata dan menyemprotkan air dengan mobil water cannon. Namun, beberapa pendemo membalasnya dengan lemparan ke arah polisi.

Polisi kemudian mengamankan sejumlah orang di beberapa titik saat membubarkan paksa para pengunjuk rasa. Mereka langsung dibawa masuk ke pekarangan gedung DPR Aceh.

“Ada lima orang saat ini kami amankan dan kami mintai keterangan,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Fahmi Irwan Ramli, kepada wartawan di DPRA, Jumat (23/8), malam.

Fahmi menyebut kelima orang yang diamankan tersebut masih diperiksa. Namun, belum diketahui dari mana saja massa yang ditangkap. “Kami belum tanya lagi dari mana saja. Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya seperti apa,” ujar Fahmi, dilansir detik.com.

Menurut Fahmi, sebelum pembubaran paksa terjadi, polisi mengaku sudah melakukan langkah persuasif dan bernegosiasi dengan mahasiswa. Namun massa disebut tetap ingin menduduki gedung DPR Aceh.

Fahmi menyatakan Gedung DPRA merupakan fasilitas negara. “Kewajiban kami untuk menjaganya. Kemudian (pendemo) tetap memaksa kehendak untuk masuk, sehingga kami dorong dari DPRA dan kami sudah memberikan waktu kepada adik-adik mahasiswa untuk membubarkan sendiri dengan kesadaran,” jelas Fahmi.

“Kami beri waktu 15 menit dan 5 menit terakhir kami ingatkan kembali sampai pukul 21.00 WIB tidak membubarkan diri, kami harus melakukan tindakan tegas karena juga sudah melewati waktu untuk melakukan unjuk rasa,” tambah Fahmi.

Informasi diperoleh Line1.News, lima orang yang diamankan polisi, Jumat malam, kemudian dibawa dari Gedung DPRA ke Polresta Banda Aceh. Kelima orang itu akhirnya dibebaskan pada Sabtu (24/8), dinihari.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy