Truk Tronton akan Ditimbang Sebelum Melintasi Jembatan Bailey Kuta Blang

Antrean kendaraan di jembatan bailey Kuta Blang
Antrean kendaraan yang akan melintasi jembatan bailey di Kutablang, Bireuen, Minggu, 28 Desember 2025. Foto: Humas Aceh

Banda Aceh – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan truk tronton akan ditimbang sebelum melintasi Jembatan Bailey Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Menurut MTA, kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kerusakan lantai jembatan yang sempat patah beberapa waktu lalu. Kondisi ini menyebabkan terganggunya arus lalu lintas di jembatan tersebut.

“Ini tentu atas dasar temuan di lapangan penyebab patahnya lantai jembatan yang akhirnya mengakibatkan terganggunya lalu lintas via jembatan tersebut,” kata MTA, Senin, 19 Januari 2026.

Baca juga: Tak Larang Truk Pupuk Lewat Jembatan Bailey Kuta Blang, BPTD Aceh: Hanya Batasi Kendaraan Maksimum 2 Sumbu

MTA menjelaskan hasil koordinasi Pemerintah Aceh dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Perhubungan, truk tronton akan ditimbang sebelum melintasi jembatan tersebut.

“Saat ini sudah disiapkan timbangan truk dan sedang dikoordinasikan lokasi penempatan timbangan agar memastikan berat truk yang melintas tidak melebihi kapasitas,” kata MTA.

Dia menyebut dua unit timbangan ini dipersiapkan oleh Kementerian Perhubungan untuk dua titik, baik di titik lintasan dari Lhokseumawe maupun titik dari arah Banda Aceh.

“Penentuan titik penempatan timbangan ini tentu memerlukan lokasi yang representatif dan terpenuhi untuk penimbangan truk termasuk tronton,” jelasnya.

MTA meminta pengusaha armada barang agar selalu memerhatikan tonase barang saat melintasi jembatan darurat tersebut demi kepentingan dan keselamatan bersama.

“Petugas lapangan selama ini menggunakan data empiris estimasi tonase truk dan atas kasus-kasus over load yang mengakibatkan rusaknya lantai jembatan, maka kebijakan timbangan truk akan disegerakan,” ucap MTA.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy