Tim Traffic Accident Analysis Polda Sumatera Utara Bantu Ungkap Kecelakaan Peudawa

Tim dari Traffic Accident Analysis atau TAA Polda Sumatera Utara membantu proses penyelidikan kecelakaan yang terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur pada Selasa, 19 Juni 2024 lalu. Foto: Istimewa
Tim dari Traffic Accident Analysis atau TAA Polda Sumatera Utara membantu proses penyelidikan kecelakaan yang terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur pada Selasa, 19 Juni 2024 lalu. Foto: Istimewa

Idi – Tim dari Traffic Accident Analysis atau TAA Polda Sumatera Utara membantu proses penyelidikan kecelakaan yang terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur pada Selasa, 19 Juni 2024 lalu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh Kompol T. Zainal Amri mengatakan pihaknya bakal mem-backup Polres Aceh Timur dengan mengerahkan tim TAA itu.

TAA, kata dia, dikerahkan untuk mengungkap lebih detail kronologi kecelakaan Peudawa. “Kita turunkan TAA untuk memperkuat, memastikan simulasi sebenarnya apa yang terjadi pada kecelakaan tersebut, itu nanti akan terlihat di sana (hasil analisa TAA),” ujar Zainal, Jumat, 21 Juni 2024.

Sejauh ini, tambah Zainal, fakta yang ditemukan di lapangan menunjukkan belum ada jejak rem dari minibus Isuzu Elf yang menabrak dua sepeda motor.

“Kemungkinan adanya fenomena lain yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Muhammad Alqudusy, Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, Kasat Lantas Polres Aceh Timur Iptu Eko Suhendro, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Syahminan, perwakilan dari Dinas Perhubungan Aceh Timur T. Muchlis dan perwakilan Jasa Raharja Langsa Mirza Julian Saputra.

Baca: Terkait Kecelakaan Peudawa, Dirlantas Polda Aceh: Jalan Medan-Banda Aceh Lintas Timur Jalur Black Spot

Kemarin, Kombes Muhamad Iqbal Alqudusy juga meninjau lokasi kecelakaan Peudawa. “Kegiatan turun ke wilayah ini sekaligus bertujuan agar Kamseltibcarlantas [keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas] berjalan dengan baik. Karena ruas Jalan Medan-Banda Aceh lintas timur ini masuk jalur black spot, rawan kejadian kecelakaan,” ujar Iqbal yang juga mantan Kabid Humas Polda Jawa Tengah ini, pada Kamis pagi, 20 Juni 2024.

Kecelakaan di Peudawa berawal saat mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi BL 7634 NB yang dikemudikan Muliadi, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Saat itu mobil tidak berpenumpang.

Baca: Minibus Isuzu Elf Seruduk Dua Motor di Aceh Timur, Empat Orang Tewas

Setibanya di lokasi kejadian di Desa Keude, minibus Elf mencoba mendahului kendaraan lain di depannya. Sopir mengambil jalur kanan.

Sementara, dari arah berlawanan melintas dua sepeda motor, Honda Kharisma BL 4703 FB yang dikendarai Ilyas Yusuf (66 tahun) memboncengkan istrinya, Habibah (55 tahun), dan Honda Beat BL 5206 KBF yang dikendarai M Rizal (18 tahun) memboncengkan temannya, Martunis (28 tahun).

Namun, kata Eko, sopir kurang memperhatikan arus lalu lintas dan karena jarak yang sudah sangat dekat, minibus itu langsung menabrak Honda Kharisma dan Honda Beat. Setelahnya, mobil juga menabrak pagar rumah dan terbalik.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy