Tanpa Rencana, Bupati Haili Yoga Jadi Saksi Nikah Darwin-Misna di Tengah Bencana

Akad Nikah Darwin Misna disaksikan Bupati Haili Yoga
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menjadi saksi pernikahan Darwin dan Misna di Kecamatan Celala yang masih terisolasi, Sabtu, 13 Desember 2025. Foto: Humas Pemkab Aceh Tengah

Takengon – Darwin (22 tahun), pemuda Kampung Wih Pongas, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, menikahi Misna (20), gadis Kampung Berawang Ramung, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah.

Pernikahan pasangan kekasih itu digelar di rumah mempelai wanita pada Sabtu, 13 Desember 2025. Akad nikah Darwin-Misna berlangsung sederhana di tengah suasana duka pascabanjir bandang dan tanah longsor yang masih mengisolasi Kecamatan Celala dan sejumlah wilayah lainnya di Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, ikut menjadi saksi pernikahan Darwin-Misna. Momen itu tanpa direncanakan. Mulanya, rombongan Bupati Haili Yoga menerobos medan ekstrem dengan sepeda motor trail dan berjalan kaki untuk mengantarkan bantuan kepada korban banjir dan longsor di Kecamatan Celala.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem ke Celala yang Terisolasi

Dalam perjalanan, rombongan Haili Yoga secara tidak sengaja bertemu sebuah keluarga dari Wih Pongas yang tengah berjuang mengantarkan putra mereka untuk melangsungkan akad nikah dengan mempelai wanita yang berada jauh di Berawang Ramung.

Darwin dan keluarganya harus menempuh perjalanan penuh perjuangan lantaran akses jalan terputus akibat longsor dan banjir bandang. Mereka menggunakan sepeda motor, berjalan kaki, melewati longsoran tanah, dan menyeberangi sungai.

Dengan segala keterbatasan, akad nikah pun dapat dilangsungkan ala bencana, disaksikan masyarakat sekitar. Tangisan bahagia pun pecah dari keluarga kedua mempelai.

Melihat kegigihan dan ketulusan keluarga, Haili Yoga berinisiatif menjadi saksi nikah Darwin-Misna, sehingga momen itu semakin berkesan dan bersejarah.

Usai akad nikah, Haili Yoga menyampaikan pesan dan amanah penuh makna kepada kedua mempelai dan keluarga.

Di tengah suasana bencana ini, kata Haili Yoga, keluarga dari Wih Pongas sudah hampir 10 hari belum bisa kembali karena akses terputus.

“Namun, dengan kegigihan orang tua, anaknya tetap diantarkan untuk menikah di salah satu kecamatan yang terisolir,” kata Haili Yoga sembari menambahkan bahwa peristiwa ini terjadi atas kehendak Allah SWT.

Haili Yoga melanjutkan, “Doa dan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Semua ini terjadi tanpa direncanakan. Meski menikah dalam suasana bencana, semoga pernikahan ini mendapat rida Allah SWT dan menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah”.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy