Jakarta — Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 3.701.006 ton per Selasa, 13 Mei 2025, pukul 11.03 WIB, menurut data resmi Perum Bulog.
Melansir siara pers Komdigi, angka itu disebut capaian tertinggi sepanjang sejarah bahkan sejak Bulog berdiri pada 1969. Bahkan, diperkirakan ke depan stok beras RI akan menembus angka 4 juta ton.
Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, stok beras 3 juta lebih itu dicapai dalam waktu tidak sampai lima bulan, jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu penyebabnya, penetapan harga pembelian gabah oleh pemerintah dari Rp5.500 menjadi Rp6.500 per kilogram.
Pemerintah kini menyiapkan gudang darurat untuk mengantisipasi laju serapan beras oleh Bulog yang terus meningkat.
Selain itu, pemerintah juga menetapkan penambahan gudang prioritas 25 ribu unit di seluruh Indonesia guna memastikan seluruh hasil panen terserap dan tersimpan aman.
Lantas, dengan surplus beras itu, berapa harga beras di pasar hari ini?
Mengutip data Tabel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pukul 07.33 WIB, Senin, 19 Mei 2025, harga beras premium naik 1,08 persen menjadi Rp15.746 pagi tadi.
Kenaikan itu diikuti harga beras medium yang juga merangkak naik 0,99 persen menjadi Rp13.852 per kilogram.
Sementara harga beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) bervariasi sesuai zona. SPHP merupakan beras yang digelontorkan pemerintah melalui Perum Bulog sebagai bagian dari program stabilisasi harga pangan.
Di Aceh (zona 2), harga beras SPHP rata-rata Rp13.043 per kilogram. Adapun harga eceran tertinggi (HET) zona 2 Rp13.100 per kilogram.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy