Pedagang Pasar Aceh Keluhkan Eskalator Mati, Wali Kota Illiza Janji Perbaikan

Wali Kota Illiza di Pasar Aceh
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal di Pasar Aceh baru, Kamis, 31 Juli 2025. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Sejumlah pedagang di lantai 3 Pasar Aceh baru mengeluhkan sulitnya akses bagi pembeli menuju ke toko mereka. Musababnya, tidak berfungsinya eskalator dan lift di pasar tradisional itu.

Salah satu pemilik toko butik di lantai 3, Cut menyampaikan para konsumen atau pembeli kerap merasa kelelahan saat naik ke lantai paling atas tanpa adanya fasilitas yang membantu.

“Banyak pembeli selalu mengeluh capek saat berada di lantai 3. Alasannya tidak ada lagi eskalator dan lift,” kata Cut, Kamis, 31 Juli 2025.

Baca juga: Ketua DPRK Banda Aceh Minta Eskalator di Mal Pelayanan Publik Diperbaiki

Cut mengungkapkan gedung 3 lantai itu memang dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti tangga jalan atau eskalator, lift, pendingin ruangan atau AC, hingga Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Kalau lift sekarang cuma sampai dari lantai 1 dan 2. Sedangkan lantai 3 menjerit,” ucap Cut.

Oleh karena itu, Cut meminta Pemerintah Kota Banda Aceh segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas pasar tradisional yang tidak berfungsi lagi.

“Karena ini memang sudah lama dan kapan dong bisa direalisasikan (perbaikan). Jadi kita tidak menunggu-nunggu,” tuturnya.

[Suasa Pasar Aceh baru di Jalan Pangeran Diponegoro, Banda Aceh, Kamis, 31 Juli 2025. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News]

Menanggapi keluhan itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengakui persoalan fasilitas di gedung Pasar Aceh menjadi perhatian pemerintah kota.

“Sejak saya datang ke Pasar Aceh ini banyak keluhan yang disampaikan oleh para pedagang. Terutama disebabkan fasilitas seperti eskalator yang tidak berfungsi,” ujar Illiza.

Baca juga: Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Bakal Digelar, Banyak Lomba-Voucher Belanja

Illiza menjelaskan pemerintah kota sudah mengalokasikan dana untuk perbaikan eskalator melalui anggaran perubahan yang mulai dieksekusi pada Oktober 2025.

“Bulan 10 ini, insya Allah, sudah mulai kita eksekusi untuk perbaikan. Sehingga baik di lantai I, II dan III enggak ada kendala lagi untuk bisa diakses pembeli yang datang ke Pasar Aceh,” katanya.

Illiza menyatakan pemerintah kota bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia sebagai penyedia infrastruktur Wi-Fi yang bisa diakses secara gratis oleh seluruh pedagang di pasar setempat.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy