Nenek Asal Aceh Timur Wafat Setelah 20 Hari di Tanah Suci

Petugas kloter dan petugas lainnya mengurus jenazah almarhumah Cut Ajasapiah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto: Humas Kemenag Aceh
Petugas kloter dan petugas lainnya mengurus jenazah almarhumah Cut Ajasapiah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto: Humas Kemenag Aceh

Banda Aceh – Jemaah haji asal Aceh Timur, Cut Ajasapiah, 89 tahun meninggal dunia pagi Jumat, 28 Juni 2024. Cut Ajasapiah merupakan jemaah kelompok terbang (kloter) 10.

Nenek asal Gampong Labuhan Keude, Kecamatan Rantau Selamat ini, meninggal dunia bakda subuh sekira pukul 06.46 waktu Arab Saudi atau 10.46 WIB, Jumat.

Menurut sertifikat kematian, almarhumah yang tiba di Tanah Suci pada Sabtu, 8 Juni 2024, didiagnosa mengalami carniogenic shock, chronic ischemic heart disease, dan sempat mengalami pneumonia serta dementia.

Dua Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia, Total Jadi 9 Orang

“Sebelum almarhumah meninggal dunia di Hotel Jawharat Al-Mahabbah, petugas kloter 10 terus mendampingi dan melayani jemaah,” ujar Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia atau PPIH Aceh, Azhari, dikutip Sabtu, 29 Juni 2024.

Jenazah almarhumah Cut Ajaspiah kemudian dibawa ke Masjidil Haram untuk disalatkan selepas asar di Saudi atau waktu isya di Aceh. “Pemakamannya di [makbarah] Syara’i Makkah,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemeterian Agama Aceh ini.

Menelusuri Makbarah Syaraya, Tempat Jemaah Haji Dimakamkan

Azhari mengimbau jemaah terutama yang lanjut usia untuk menjaga kesehatan sambil menunggu kepulangan. Di antaranya, banyak istirahat setelah beribadah karena kondisi cuaca di Arab Saudi mencapai 45 derajat celcius.

“Kami sudah sampaikan melalui petugas kloter agar jemaah menjaga kesehatan, karena jemaah masih akan melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk berziarah dan melakukan arba’in di Masjid Nabawi.”

Dengan meninggalnya Cut Ajasapiah, maka jumlah jemaah haji Aceh yang wafat di Tanah Suci hingga Jumat, menjadi 11 orang. Berikut daftarnya:

1. Ruhamah binti Hasan Amin, 84 tahun, asal Sabang, kloter BTJ-01
2. Muhdin bin Ibrahim, 62 tahun, asal Bireuen, kloter BTJ-02
3. Muhammad bin Umar Ardik, 78 tahun, asal Aceh Tengah, kloter BTJ-05
4. Manshur bin Ahmad, 50 tahun, asal Banda Aceh, petugas kloter BTJ-07
5. Nasrun bin Ismail, 75 tahun, asal Bireuen, kloter BTJ 02
6. Marhani binti Muhammad Taib, 65 tahun, asal Bireuen, kloter BTJ-02
7. Halimah binti Badai Peukan, 67 tahun, asal Pidie, kloter BTJ-04
8. Usman bin Sulaiman Ibrahim, 90 tahun, asal Bireuen, kloter BTJ-02
9. Azhar bin Umar Pekan, 57 tahun, asal Pidie, kloter BTJ-04
10. Zubaidah binti Nyak Mubin, 65 tahun, asal Banda Aceh, kloter BTJ-05
11. Cut Ajasapiah, 89 tahun, asal Aceh Timur, kloter BTJ-10.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy