Teheran – Iran disebut bakal membalas pembunuhan tokoh senior Hamas Ismail Haniyeh yang dilakukan Israel. Iran kini tengah menyiapkan Alat Utama Sistem Senjata alias Alutsista nan canggih untuk menyerang negara zionis tersebut.
Di Timur Tengah, Iran salah satu negara yang jaringan pertahanan udara dan rudalnya tidak main-main. Iran memiliki beberapa rudal yang mampu menjangkau target di jarak 1.000 kilometer lebih. Untuk diketahui, jarak udara antara Teheran dan Tel Aviv sekira 1.585 kilometer.
Selain itu, Iran juga memiliki serangkaian sistem pertahanan udara dan radar canggih buatan sendiri itu. Sistem ini dirancang Iran selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya pernah dipakai untuk memusnahkan zionis dan sekutunya, salah satunya Amerika Serikat (AS). Ada juga alutsista baru yang diperkenalkan ke publik tahun ini.
Melansir Sputnik Globe, berikut daftar alutsista Iran yang bisa dipakai untuk “menghajar” Israel dkk:
9-Dey
Sistem pertahanan udara jarak pendek baru ini berhasil diuji selama latihan IRGC Aerospace Force atau Korps Garda Revolusi Islam Angkatan Udara pada Januari lalu.
Sistem ini dirancang untuk menghadapi ancaman di ketinggian rendah, termasuk rudal jelajah dan pesawat nirawak, serta senjata yang ditembakkan oleh pesawat musuh.
Peluncur rudal 9-Dey dipasang di atas sistem rudal pertahanan udara jarak menengah Sevom Khordad yang dimodifikasi.

Pada 2019, sistem tersebut menembak jatuh pesawat siluman RQ-4 Global Hawk di atas Selat Hormuz. Pesawat milik AS ini melanggar wilayah udara Iran.
9-Dey dilengkapi delapan rudal siap tembak seberat 200 kilogram dengan jangkauan hingga 30 kilometer. Rudal-rudal ini bisa mencapai target dalam waktu antara 22 hingga 32 detik.
Arman
Diperkenalkan pada Februari, rudal anti-balistik baru ini dirancang untuk mengatasi berbagai ancaman, termasuk rudal balistik jarak pendek, rudal jelajah dan rudal anti-radiasi, bom berpemandu, pesawat nirawak, helikopter dan jet tempur modern Israel dan AS.
Sistem ini dilengkapi radar canggih aktif atau pasif dengan sudut pandang 360 derajat. Radar ini mampu mengidentifikasi dan melacak 24 target bersamaan pada jarak hingga 200 kilometer, dan mencegatnya ketika mendekat dalam jarak 150 kilometer, di ketinggian hingga 27 kilometer.

Foto-foto menunjukkan sistem Arman ini bertipe peluncur rudal bergerak yang mampu mengangkut satu hingga tiga rudal pencegat Sayyad-2, Sayyad-3 dan Sayyad-3F seberat 1.000 kilogram. Rudal Arman diluncurkan dalam posisi vertikal. Sistem ini dilaporkan memiliki waktu reaksi kurang dari 20 detik.
Azaraksh
Sistem pertahanan udara modular jarak pendek dan ketinggian rendah ini juga diluncurkan pada Februari. Dirancang agar cukup ringan untuk dibawa dengan truk kecil, dan dilengkapi rudal 70 kilogram dengan hulu ledak HE-Frag seberat 4,5 kilogram serta jangkauan hingga 10 kilometer.

Platform peluncuran dilengkapi dengan radar array bertahap dengan jangkauan 50 kilometer dan sistem pelacakan elektro-optik dan inframerah dengan jangkauan 25 kilometer. Keempat rudal siap luncur sistem ini dapat dipandu sendiri. Karena platform ini modular, selain truk, secara teori, platform ini juga dapat dipasang ke kendaraan lain, kapal perang, atau lokasi stasioner.
Bavar-373
April lalu, Iran memamerkan versi baru Bavar-373, sistem rudal permukaan ke udara jarak jauh dan antibalistik yang dapat bergerak di jalan raya. Sistem ini pertama kali diluncurkan pada 2019 dan disebut-sebut sebagai analog Iran untuk sistem peluru kendali S-300 Rusia.

Bavar-373 memiliki rudal Sayyad-4B yang dimodifikasi. Rudal ini memiliki kemampuan mencegat dan menyerang target udara pada jarak antara 300-400 kilometer di ketinggian hingga 120 kilometer, serta diklaim dapat melacak hingga 200 target sekaligus.
Daftar Rudal Iran
Kheiber
Rudal balistik Khorramshahr generasi ke-4 (juga disebut Khorramshahr-4). Rudal ini memiliki jangkauan 2.000 kilometer dan dapat membawa hulu ledak sekitar 1.500 kilogram.
Kheiber-Shekan
Mampu menyerang target pada jarak hingga 1.450 kilometer dan dapat membawa muatan sekitar 600 kilogram.
Emad
Rudal balistik jarak menengah yang memiliki jangkauan 1.700 kilometer dan dapat membawa muatan hingga 750 kilogram.
Rudal Hipersonik Fattah-2
Diluncurkan pada November 2023. Rudal ini memiliki jangkauan 1.500 kilometer dan bisa membawa hulu ledak seberat 450 kilogram.
Haj Qassem
Diambil dari mendiang Jenderal Qassem Soleimani yang terbunuh di Irak pada 2020 oleh serangan drone AS ditugaskan langsung oleh Donald Trump.
Ini jenis rudal balistik dengan jangkauan 1.400 kilometer. Rudal ini dapat membawa hulu ledak seberat 500 kilogram dan konon memiliki kemampuan menghindari radar.
Sejjil
Rudal balistik Sejjil memiliki jangkauan sekitar 4.000 kilometer dan dapat membawa muatan sekitar 700 kilogram.
Shahab-3
Rudal balistik ini diadopsi Iran pada 2003. Jangkauannya hingga 1.300 kilometer dan dapat membawa muatan hingga 1.200 kilogram.
Ghadr-110
Rudal balistik jarak menengah yang dapat mengangkut muatan 800 kilogram dan memiliki jangkauan hingga hampir 2.000 kilometer.
Dezful
Rudal balistik yang memiliki jangkauan sekitar 1.000 kilometer dan membawa hulu ledak 600-700 kilogram.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy