Koalisi dan Relawan Om Bus-Syeh Fadhil Targetkan Kemenangan 70 Persen di Aceh Tengah

Koalisi dan Relawan Om Bus-Syeh Fadhil Targetkan Kemenangan 70 Persen di Aceh Tengah
Om Bus dan Syeh Fadhil bersama tim koalisi dan relawan saat kampanye dialogis di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Senin, 14 Oktober 2024. Foto fot Line1.News

Takengon – Tim koalisi dan relawan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh nomor urut satu, Bustami Hamzah (Om Bus) dan M Fadhil Rahmi (Syeh Fadhil), menargetkan kemenangan 70 persen suara di Aceh Tengah.

“Karena kami masyarakat Aceh Tengah yakin, hanya pada paslon nomor urut satu, Aceh akan ada harapan perubahan lebih baik ke depan,” ujar Ketua Tim Koalisi Pemenangan Om Bus-Syeh Fadhil di Aceh Tengah, Amiruddin, saat kampanye dialogis di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Senin dikutip Selasa, 15 Oktober 2024.

Menurut Amiruddin, target itu tidak berlebihan. “Karena masyarakat Aceh Tengah menginginkan perubahan dan harapan baru bagi Aceh lebih baik.”

Kampanye dialogis tersebut turut dihadiri Om Bus dan Syeh Fadhil, Ketua Tim Koalisi Pemenangan Provinsi, TM Nurlif yang juga Ketua Golkar Aceh, serta Ketua Bappilu Nasdem Aceh, Rahmadana Lubis.

Nurlif di kesempatan itu menambahkan, Pilkada 2024 bukan sasaran utama, tetapi sasaran antara. Sebab yang ingin dicapai, kata dia, adalah memilih pemimpin yang baik dan benar sehingga nanti mampu membawa perubahan bagi Aceh.

“Kita membutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan dan berintegritas untuk membangun Aceh lebih baik ke depan. Kalau pemimpin tidak memiliki manajemen dan tidak berkemampuan bagaimana ia mampu membangun negeri ini. Maka kita tidak salah menentukan jalur perjuangan dan pilihan pada paslon gubernur-wakil gubernur nomor urut satu ini,” ujar Nurlif disambut tepuk tangan ratusan peserta kampanye.

Sementara itu, Om Bus kembali menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan bagi Aceh. “Bila Allah SWT mengizinkan kami memimpin Aceh lima tahun mendatang, kami akan membangun Aceh ini sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, masayarakat petani dia membutuhkan akses jalan, dan irigasi, maka itu yang kita bangun,” ujarnya.

Untuk Aceh Tengah, kata Om Bus, pertanian dan pariwisata menjadi dua sektor prioritas. “Kopi Gayo sudah cukup dikenal, bahkah sudah mendunia. Untuk sektor parwisata Aceh Tengah telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Aceh yang dikenal dengan danau Laut Tawar,” ungkapnya.

Terkait sektor pariwisata, lanjut Bustami, pihaknya akan mengupayakan Danau Laut Tawar menjadi salah satu program pembangunan prioritas nasional. Sehingga, Laut Tawar akan sejajar dengan daerah tujuan wisata Danau Toba di Sumatra Utara. “Dengan pertanian dan pariwisata di Aceh Tengah dan Bener Meriah, maka daerah ini akan tumbuh dan berkembang dengan akan terjadi perputaran ekonomi yang bagus.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy