Takengon – Kebakaran melanda kawasan pemukiman padat di Dusun Somol, Kampung Timangan Gading, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, pada Jumat malam, 13 Juni 2025.
Peristiwa itu terjadi setelah masyarakat selesai menunaikan salat Magrib.
Api dilaporkan berasal dari salah satu rumah warga, yang kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang posisinya berdekatan.
Kobaran api disertai asap tebal membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang mereka sebisanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah segera merespons laporan kebakaran dengan mengerahkan tiga hingga empat unit armada pemadam kebakaran dari Posko Induk Takengon ke lokasi kejadian.
Api dipadamkan beberapa saat kemudian berkat kerja cepat petugas damkar yang dibantu personel TNI, Polri, dan warga setempat. Meski begitu, setidaknya dua unit rumah hangus terbakar dan satu lainnya mengalami kerusakan akibat terkena imbas.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah Andalika, dua rumah yang terbakar merupakan milik keluarga Maburrah dan Mustafa.
Rumah milik Maburrah merupakan bangunan semi permanen, sedangkan rumah Mustafa berkonstruksi beton. Keduanya ludes dilalap api beserta seluruh isinya.
Sementara itu, satu rumah lain milik Asnawi ikut terdampak karena letaknya berdekatan dan bahan bangunannya mudah terbakar.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” ujar Andalika.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada estimasi resmi terkait jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat kedua rumah utama dan isinya tidak sempat diselamatkan.
Pascakejadian, suasana haru menyelimuti lokasi. Sejumlah warga turut membantu korban membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mengevakuasi barang-barang yang masih tersisa.
Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan darurat bagi para korban, terutama mengingat seluruh harta benda mereka telah habis terbakar.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan aparatur kampung masih berada di lokasi untuk mendata kerusakan dan memastikan kondisi di sekitar lokasi kejadian aman dan terkendali.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy