Banda Aceh – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan memulai program revitalisasi atau perbaikan terhadap 10.440 sekolah di seluruh Indonesia pada Juli 2025.
“Sebagiannya adalah yang ada di Aceh ini. Insya Allah, pada Juli ini pembangunan [perbaikan] 10.440 sekolah itu akan bisa mulai dilaksanakan,” kata Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti usai peletakan batu pertama pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh, Jumat, 27 Juni 2025.
Mu’ti mengatakan perbaikan sekolah ini bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat atau Quick Win di sektor pendidikan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
Dia menyampaikan pemerintah berkomitmen pendidikan yang bermutu itu salah satu syarat dan prasyarat adalah gedung atau fasilitas pendidikan yang berkualitas, memenuhi standar telah ditetapkan.
“Kami menegaskan bahwa pembangunan gedung-gedung sekolah ini merupakan bagian dari program prioritas Bapak Presiden Prabowo dalam rangka membangun generasi Indonesia yang berkualitas,” jelas Mu’ti.
Mu’ti menyebut pembangunan dan perbaikan lebih dari 10.000 sekolah di seluruh Indonesia akan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah disetujui DPR RI.
Menurutnya, perbaikan dan pembangunan sekolah ini menggunakan pola swakelola olah masing-masing satuan pendidikan. Sehingga diharapkan terjadi efisiensi.
“Secara nasional kami belum tahu datanya (jumlah revitalisasi dan pembangunan sekolah di Aceh),” ucap Mu’ti.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy