Jurnalis Muda dan Pers Mahasiswa Ikuti Kelas Jurnalistik Ramadan AJI Lhokseumawe

Ketua AJI Lhokseumawe periode 2021-2024, Irmansyah, menyampaikan materi seputar "Straight News". Foto: AJI Lhokseumawe
Ketua AJI Lhokseumawe periode 2021-2024, Irmansyah, menyampaikan materi seputar "Straight News". Foto: AJI Lhokseumawe

Lhokseumawe – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe menggelar Kelas Jurnalistik Ramadan (KJR) 1446 Hijriah, di Gedung ACC Universitas Malikussaleh (Unimal), Uteunkot, Lhokseumawe, Jumat-Sabtu, 14-15 Maret 2025.

KJR diikuti puluhan peserta dari kalangan jurnalis muda dan mahasiswa aktif pada Lembaga Pers Kampus di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Tampil sebagai narasumber pada 14 Maret, Irmansyah (Ketua AJI Lhokseumawe periode 2021-2024) menyampaikan materi tentang Straight News, dan Ayi Jufridar (Ketua AJI Lhokseumawe periode 2005-2008) mengenai Tantangan Jurnalistik di Era Digital.

Para peserta mengajukan banyak pertanyaan kepada kedua narasumber tersebut melalui diskusi yang intens.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe juga mengisi kegiatan KJR tersebut. Unit KUR BI Lhokseumawe, Heri menjelaskan terkait ‘Cinta, Bangga, Paham Rupiah’, dan Unit Sistem Pembayaran BI, Ifa Humairah tentang ‘QRIS dan Peduli, Kenali, Adukan (PEKA)’.

Ketua AJI Lhokseumawe, Zikri Maulana mengatakan KJR dibuat sebagai wadah berbagi ilmu jurnalistik secara gratis, khususnya bagi mahasiswa maupun kalangan jurnalis muda yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini yang ikut KJR sekitar 80 orang dan pematerinya diisi jurnalis profesional. Kita melihat tingginya minat yang mendaftar Kelas Jurnalistik Ramadan 2025. Tentunya memiliki kemampuan jurnalistik yang baik akan mendatangkan banyak manfaat, apalagi di tengah kemajuan era digitalisasi seperti saat ini,” ujarnya.

Zikri menambahkan, dengan menekuni ilmu jurnalistik dapat meningkatkan kemampuan literasi. Belajar jurnalistik mampu meningkatkan keterampilan dalam melakukan wawancara serta menyampaikan berita.

“Dengan adanya KJR ini para peserta juga bisa memahami berkenaan hoaks yang tidak sesuai kaidah jurnalistik.”

Di hari kedua KJR pada 15 Maret akan diisi narasumber, di antaranya Dosen Ilmu Komunikasi Unimal, Masriadi Sambo dengan materi tentang Feature, dan  Zikri Maulana mengenai  Video Jurnalistik.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy