Ini Kata Ketua Perki Aceh saat Peringatan Hari Jantung

Peringati Hari Jantung di Aceh Tengah
Perki Cabang Aceh bekerja sama dengan Pemkab Aceh Tengah dan Yayasan Jantung Indonesia menggelar peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 tingkat Provinsi Aceh di Puskesmas Kebayakan, Sabtu, 27 September 2025. Foto: Pemkab Aceh Tengah

Takengon – Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Cabang Aceh bekerja sama dengan Pemkab Aceh Tengah dan Yayasan Jantung Indonesia menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Kebayakan, Sabtu, 27 September 2025.

Ratusan warga memanfaatkan pemeriksaan gratis itu dalam rangka Peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 tingkat Provinsi Aceh. Ada pula edukasi langsung melalui seminar awam yang diisi para pakar.

Ketua Panitia, Aris Munandar menyebut dari 90 peserta skrining, lebih dari separuhnya terindikasi mengalami gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah.

“Banyak di antara mereka baru mengetahui kondisi ini hari ini. Temuan ini menjadi alarm penting agar pemeriksaan rutin lebih digalakkan,” kata Aris, dikutip dari laman Pemkab Aceh Tengah, Minggu (28/9).

Ketua Perki Cabang Aceh, mengungkapkan sebagian besar beban biaya kesehatan nasional terserap untuk penyakit jantung. “Edukasi menjadi senjata utama. Mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati,” tegasnya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menegaskan kesehatan adalah investasi masa depan. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu partisipasi seluruh lapisan masyarakat agar gerakan hidup sehat ini benar-benar menjadi budaya,” kata dia saat membuka kegiatan itu.

Haili mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Jantung Sedunia sebagai pengingat untuk lebih disiplin dalam menjaga kesehatan. “Mari biasakan olahraga ringan, menjaga pola makan, dan membangun kebiasaan positif sejak dini,” ujarnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy