Takengon – Pemerintah pusat mengirimkan genset listrik berkapasitas 250 kiloVolt Ampere (kVA) ke Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon, Aceh Tengah, Sabtu, 6 Desember 2025.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyebutkan genset itu diangkut menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pengangkutan genset itu, kata dia, diharapkan dapat memperkuat operasional rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak dan membutuhkan penanganan segera.
Saat ini, tambah Teddy, PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan dan jalur transportasi darat. Upaya tersebut dilakukan secara simultan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat kembali terpenuhi.
“PLN dan Kementerian PU terus memperbaiki seluruh gardu listrik dan terus memberikan pasokan listrik serta membuka jalur darat secepat mungkin.”

Sempat Gagal Diterbangkan
Informasi lain menyebutkan, PLN bersama BNPB dan TNI mengangkut genset tersebut menggunakan helikopter Sikorsky S-61A dari Banda Aceh.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Aceh Eddi Saputra mengatakan pengiriman melalui udara menjadi satu-satunya opsi agar genset tiba secepatnya.
“Karena seluruh akses darat menuju RSUD Datu Beru terputus dan tidak dapat dilalui akibat bencana. Dengan dukungan helikopter, proses distribusi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit,” ujar Eddi dilansir Inilah.com.
Proses mobilisasi genset via udara, kata dia, diperlukan ketelitian tinggi. Material seberat 3,6 ton, yang terdiri atas genset seberat 2,6 ton dan trailer seberat 1 ton ini sempat gagal diterbangkan pada percobaan pertama.
“Namun, akhirnya berhasil diterbangkan pada percobaan kedua setelah penyesuaian beban serta titik angkat,” ungkap Eddi.
Setibanya di lokasi, kata dia, petugas PLN langsung melakukan instalasi dan pengujian genset agar dapat beroperasi sebagai sumber listrik sementara di rumah sakit tersebut.
Direktur Utama RSUD Datu Beru Gusnarwin mengatakan dengan adanya genset itu, ruang operasi, layanan gawat darurat, dan perawatan pasien tetap berlangsung tanpa kendala.
“Ini benar-benar menyelamatkan banyak nyawa.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy