Banda Aceh – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) bakal menggelar The 3th Aceh Global Conference (AGC) On Social, Communication, Government, And Political Sciences, pada November mendatang di Sabang.
“Konferensi ini sempat tertunda beberapa tahun dikarenakan pandemi covid dan beberapa hal lainnya. Tahun ini kita akan kembali menyelenggarakan AGC, dan akan berkolaborasi dengan kampus UKM [Universiti Kebangsaan Malaysia] sehingga pencapaian kita terkait kolaborasi internasional juga terpenuhi,” ujar ketua penyelenggara Effendi Hasan.
Wakil Dekan Akademik FISIP USK ini menambahkan, konferensi internasional itu menghadirkan empat keynote speaker dari berbagai negara.
Keempatnya adalah Profesor Datuk Muhammad Bin Hussin dari UKM, Chairman Andaman Institute of Maritime Technology Satun, Thailand, Profesor Sukree Langputeh, Associate Profesor Yoshimi Nishi dari Kyoto University, Jepang, dan Rektor USK Profesor Marwan.
Selain itu, kata Effendi, AGC tahun ini mengundang berbagai peneliti dunia untuk memaparkan hasil riset dalam 10 cakupan, di antaranya, politik, pemerintahan, komunikasi, dan sosiologi.
“Selain sebagai ajang diskusi dan forum bagi para peneliti dunia, output yang ditargetkan dalam AGC ini adalah buah-buah pikiran baru yang tentunya berguna bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Effendi, AGC merupakan agenda tahunan FISIP USK yang tujuan pergelarannya sebagai mercusuar peradaban masyarakat. AGC ketiga ini akan dilaksanakan di Sabang pada 3-6 November 2024.
“Kita berharap konferensi ini akan memberikan kontribusi positif terhadap dunia penelitian. Buah-buah pikiran baru yang dihasilkan tentunya akan berpengaruh pada perkembangan pengetahuan di berbagai level.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy