Takengon – Kampung Kala Segi di Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, masih dipenuhi material bencana berupa batu besar dan batang kayu, hingga Selasa, 13 Januari 2026, atau sekira hampir dua bulan pascabanjir bandang serta longsor.
Melansir Metrotvnews.com, setelah diterjang bencana pada 26 November 2025, hingga kini belum ada upaya pembersihan signifikan yang dilakukan pemerintah setempat di area permukiman.
Menurut Reje atau Kepala Desa Kala Segi, Safuandi, sebanyak 449 jiwa dari 121 keluarga menjadi korban. Total ada 99 rumah warga rusak, 66 di antaranya rusak total dan sama sekali tidak dapat dihuni.
Warga Kala Segi, kata Safuandi, kini bertahan di pengungsian seadanya. Mereka berharap ada kejelasan terkait hunian sementara (huntara) atau relokasi, mengingat rumah mereka sudah rata dengan tanah atau tertimbun lumpur.
Lihat: [Infografis] Desa dan Dusun yang Lenyap Akibat Banjir dan Longsor di Aceh
Lambatnya penanganan di Kala Segi diduga karena fokus pemerintah daerah yang masih terbagi. Saat ini, alat berat diprioritaskan untuk membuka akses jalan utama menuju 26 desa lain di Aceh Tengah yang hingga kini statusnya masih terisolasi.
Warga mendesak pemerintah segera mengirimkan bantuan alat berat berupa ekskavator dan dump truck.
“Pembersihan belum bisa dilakukan warga karena materialnya batu dan kayu besar. Kami butuh alat berat, sangat susah jika hanya dibersihkan secara manual,” ujar Safuandi.
Sebelumnya, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh (DPMG), Kala Segi menjadi satu dari puluhan desa dan dusun di Aceh yang dinyatakan hilang akibat bencana. Menurut DPMG, di Desa Kala Segi hanya tersisa beberapa rumah dengan kondisi rusak.
Sementara kemarin, Laman Pemkab Aceh Tengah merilis berita tentang Forum Kepala Puskesmas se-Aceh Tengah bersama Dinas Kesehatan menggelar khitanan massal dan pelayanan kesehatan terpadu bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kala Segi, Rabu, 14 Januari 2026.
Ada 47 anak dari berbagai desa di kawasan Timur Danau Lut Tawar yang mengikuti khitanan massal di bawah tenda-tenda BNPB. Bupati Aceh Tengah Haili Yoga turut hadir meninjau pelaksanaan kegiatan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy