Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda memprediksi cuaca ekstrem masih terus berlangsung di Provinsi Aceh hingga sepekan ke depan atau 5-11 Januari 2026.
Prakirawan BMKG, Nabila menyampaikan sejumlah daerah di Tanah Rencong berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi.
“Iya, benar, Aceh masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi,” kata Nabila, dikonfirmasi Line1.News, Senin, 5 Januari 2026.
Nabila menjelaskan hujan deras dengan waktu lama dapat menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor. Sebab, Aceh belum masuk peralihan ke musim kemarau.
“Iya, [Aceh] belum masuk musim kemarau,” ujar Nabila.
Nabila mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama ketika berkendara.
“Hindari daerah-daerah sumber air seperti sungai, waduk, danau, dan wilayah-wilayah rawan longsor apabila terjadi hujan dengan intensitas lebat ataupun hujan dengan durasi yang lama,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air sudah siap untuk mengantisipasi pengingkatan curah hujan.
“Tetap sedia payung, jas hujan, dan selalu menjaga keadaan fisik agar tetap prima,” pungkasnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy