Berakhir Imbang, Persiraja Syukuri Satu Poin di Kandang FC Bekasi City

Pelatih Persiraja usai laga di Bekasi
Pelatih kepala Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas menyampaikan keterangan pers usai laga melawan FC Bekasi City. Foto: Media Officer Persiraja

Banda Aceh – Pertandingan FC Bekasi City dan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 berakhir imbang tanpa gol. Laga yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu sore, 3 Januari 2026, itu berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Kedua tim tampil saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang, terutama pada babak pertama. Persiraja tampil dominan dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah, termasuk saat memiliki keunggulan jumlah pemain.

Namun, rapatnya lini belakang FC Bekasi City membuat tak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol di pertandingan tersebut.

Pelatih Kepala Persiraja, Akhyar Ilyas, tetap mensyukuri hasil imbang tersebut meski mengakui timnya menargetkan kemenangan.

“Pertama, kami bersyukur atas satu poin ini. Memang sejak awal kami menargetkan kemenangan di sini. Pemain punya motivasi besar, apalagi saat di laga kandang sebelumnya kami juga bermain imbang melawan FC Bekasi City,” kata Akhyar usai pertandingan.

Baca juga: Persiraja Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Ditahan Imbang Bekasi City

Akhyar menilai laga berjalan menarik dengan tempo tinggi, khususnya di babak pertama. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan menciptakan banyak peluang.

“Intensitas cukup tinggi, kedua tim saling menyerang dan banyak peluang tercipta. Namun hari ini kami kurang beruntung, terutama saat tidak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain,” ujarnya.

Menurut Akhyar, secara taktik Persiraja layak meraih kemenangan karena mampu menekan lawan sepanjang pertandingan.

“Kalau boleh jujur, secara taktikal kami layak menang. Kami menciptakan banyak peluang, apalagi dengan jumlah pemain yang lebih. Tapi peluang-peluang itu tidak menjadi gol,” kata dia.

Akhyar mengapresiasi kualitas pemain FC Bekasi City yang bermain disiplin dengan pertahanan rendah (low block).

“Mereka punya materi pemain yang bagus, lini belakang dan kiper juga bagus. Hampir semua pemain mereka berada di kotak penalti, sehingga kami cukup kesulitan, terutama di babak kedua,” jelasnya.

Meski demikian, Akhyar menilai hasil imbang ini tetap patut disyukuri karena seluruh pemain dalam kondisi fit tanpa mengalami cedera.

“Satu poin ini kami syukuri. Semua pemain dalam kondisi baik dan tidak ada yang cedera. Hasil ini juga kami harapkan bisa menjadi hiburan bagi masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Sementara itu, pemain Persiraja Miftahul Hamdi menyatakan para pemain telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.

“Saya mewakili seluruh pemain, kami sudah bermain semaksimal mungkin dari babak pertama sampai babak kedua. Tapi mungkin ini belum rezeki kami untuk menang,” ucap Hamdi.

Hamdi berharap hasil ini menjadi motivasi bagi Persiraja untuk tampil lebih baik pada laga selanjutnya, terutama saat bermain di kandang.

“Ini menjadi motivasi buat kami untuk pulang dan bermain di home. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya kami bisa tampil lebih baik dan belajar dari laga ini,” katanya.

Dengan hasil ini, kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam persaingan ketat Pegadaian Championship musim 2025/26.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy