Ada Poster ‘Korupsi Adalah Maut’ di Instagram Kementerian Pertanian

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersiap untuk menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (28/6/2024). Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersiap untuk menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (28/6/2024). Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Jakarta – Akun Instagram Kementerian Pertanian (Kementan) RI, @kementerianpertanian, mengunggah sebuah poster bertuliskan ‘KORUPSI Adalah Maut’ yang dibubuhi tulisan kecil ‘a true story’.

Dilihat Minggu, 7 Juli 2024, poster dengan model seorang lelaki dan dua perempuan itu memparodikan poster film Ipar Adalah Maut karya Hanung Bramantyo.

Unggahan tersebut diberi narasi:

“SobaTani, pasti sudah tahu kalau praktik korupsi dapat merusak tatanan masyarakat dan menghambat kemajuan negara. Dengan integritas dan ketegasan, kita bisa mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bebas dari korupsi. Ayo bersama, kita bangun negeri yang lebih baik, Sob!”

Poster itu juga mencantumkan narahubung sebagai wadah untuk melaporkan praktik korupsi di Kementerian Pertanian.

Walaupun hanya unggahan iklan masyarakat, tapi poster itu menuai beragam komentar warganet. Musababnya, karena bertepatan dengan proses hukum mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang didakwa melakukan korupsi berupa pemerasan atau pungli di lingkungan Kementan.

“NYINDIR DIRI SENDIRI,” begitu komentar di kolom Instagram Kementan.

Komentar lain merespons dengan nada humor, “Kirim ke grup kantor dlu minn wkwkw”.

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Setyo Budiyanto, menjelaskan tujuan unggahan tersebut untuk memperkuat komitmen pihaknya dalam memberantas korupsi dan mendorong seluruh jajaran Kementan serta masyarakat luas untuk menjaga integritas.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari kumparan.com, Minggu, 7 Juli 2024, Setyo menegaskan, lewat unggahan itu mereka ingin menegaskan bahwa korupsi adalah ancaman serius yang dapat merugikan banyak pihak, terutama dalam sektor pertanian yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

Unggahan itu juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam melaporkan segala bentuk penyimpangan yang terjadi. Setyo mengatakan, Kementan percaya dengan adanya keterlibatan aktif dari semua pihak, akan dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparan.

“Dalam poster tersebut jelas ke mana masyarakat bisa melaporkan bila menemukan indikasi pelanggaran hukum atau korupsi. Kami berharap pesan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh pegawai Kementan dan masyarakat untuk terus menjunjung tinggi integritas dalam setiap tindakan.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy