Jakarta – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberi sinyal tidak akan mengusung Anies Baswedan dalam pemilihan gubernur atau Pilgub Jakarta. NasDem sudah merapat ke Koalisi Indonesia Maju untuk pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Barangkali susah beliau untuk maju dalam Pilkada Jakarta ini,” ujar Surya Paloh usai mendapat tanda jasa di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu dikutip Kamis, 15 Agustus 2024.
Ketika ditanya apa yang menjadi rintangan untuk mengusung Anies, Surya mengatakan hanya Gubernur Jakarta 2017-2022 tersebut yang bisa menjawab. Ia mengatakan diperlukan persyaratan untuk memenuhi ketentuan undang-undang mengusung calon gubernur dan wakil gubernur.
Anies Baswedan Ungkap Isi Pertemuan Awal dengan Presiden PKS: Tidak Ada Batas Waktu
Surya kemudian mengatakan bahwa Nasdem positif untuk merapat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM), partai kumpulan pengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Terlepas dari isu Anies, kata Surya, NasDem memposisikan diri langsung untuk berada dalam pemerintahan.
“Yang jelas Anies adalah sahabat NasDem,” kata Surya. “Di dalam pencalonan ya ini enggak hanya NasDem sendiri, supaya ini harus ada kelengkapan, jadi saling melengkapi, saling pengertian.”
Anies sendiri terancam gagal maju setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga membuka opsi bergabung dengan KIM yang mengusung Ridwan Kamil.
Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid blak-blakan bahwa opsi itu kini mulai dibahas pimpinan pusat partainya, setelah Anies tak kunjung memenuhi syarat 22 kursi DPRD untuk maju Pilkada.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy