Banda Aceh, Line1.News – Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh mengalokasikan anggaran senilai lebih dari Rp9,4 miliar dari APBA tahun 2026 untuk pengadaan buku Muatan Lokal (Mulok) bagi SMA dan SMK di Aceh.
Langkah ini diambil guna mengganti buku-buku yang rusak dan hilang akibat bencana banjir besar yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu.
Data dihimpun Line1.News, Rabu, 22 April 2026, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Disdik Aceh tahun anggaran 2026, dana tersebut terbagi dalam dua paket:
1. Pengadaan Buku Muatan Lokal SMA Terdampak Bencana: Pagu senilai Rp6.619.199.300 (Rp6,61 miliar lebih).
2. Pengadaan Buku Muatan Lokal SMK Terdampak Bencana: Pagu senilai Rp2.836.799.700 (Rp2,83 miliar lebih).

[Tangkapan layar RUP Dinas Pendidikan Aceh 2026 terkait paket pengadaan buku Mulok SMA dan SMK terdampak bencana. Foto: Line1.News]
Kedua paket tersebut telah diumumkan sejak 31 Maret 2026 dengan metode pemilihan penyedia melalui e-Purchasing. Keterangan pada detail paket itu, pemilihan penyedia tertulis: Maret hingga April 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, dikonfirmasi Line1.News via pesan singkat, Rabu (22/4), mengatakan, “[Pengadaan tersebut untuk] Mengganti buku mulog [mulok, red] yang habis karena banjir”.
Namun, sejauh ini pengadaan buku tersebut belum terealisasi. “Belum realisasi sampai saat ini karena proses administrasi pemilihan buku belum [selesai],” pungkas Murthala.
Lihat pula: Puluhan Miliar untuk Proyek Tanggul dan Irigasi, Ini Daftar Paket Dinas Pengairan Aceh.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy