Banda Aceh, Line1.News – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nora Idah Nita, mengkritik lambannya penanganan pascabencana banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.
Hal itu disampaikan Nora dalam Rapat Paripurna DPRA dengan agenda Penyampaian LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, di Gedung Utama DPRA, Senin, 6 April 2026.
Baca juga: LKPJ Gubernur Aceh 2025: Realisasi Belanja Rp10,6 Triliun, DPRA Gaspol Bentuk Pansus
Nora menilai hingga memasuki bulan kelima pascabanjir dan tanah longsor, sejumlah bantuan bagi masyarakat terdampak belum terealisasi secara optimal.
“Pascabencana, kondisi kami terutama Aceh Tamiang, dan lain-lain belum maksimal sampai hampir masuk bulan kelima penanggulangan bencana banjir,” kata Nora Idah Nita.
Meski demikian, Nora menyampaikan apresiasi atas perhatian dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dalam pemulihan pascabencana.
Namun, Nora menyampaikan bahwa sejumlah bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah belum terealisasi dengan maksimal di lapangan.
“Dari rehab rumah kemudian bantuan perabotan, bantuan Jadup dan lain-lain belum dirasakan manfaat sepenuhnya oleh masyarakat Aceh Tamiang khususnya. Saya tanya di kabupaten terdampak lain juga belum direalisasikan,” ungkapnya.
Baca juga: Jeritan Warga Huntara Tamiang: Air Berbau Bikin Alergi, Bayar Listrik Pakai Token saat Tak Ada Kerja
Nora menegaskan salah satu langkah konkret adalah dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi penanganan bencana, baik yang bersumber dari dana pusat maupun APBA.
“Kita sebagai anggota DPRA yang merupakan lembaga wakil rakyat segera kita membentuk Pansus untuk mengevaluasi, baik program-program bantuan dari pusat maupun bantuan dari APBA,” tegas Nora.
Menurut Nora, pembentukan Pansus ini sangat penting untuk memastikan transparansi pengelolaan anggaran pemulihan pascabencana di Tanah Rencong.
“Harapan saya mudah-mudahan kita DPRA bisa membentuk Pansus untuk Penanggulangan Bencana di Aceh,” ucap Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRA ini.
Lihat pula: Anggota DPRA Minta Bertemu Mualem Tanpa Kehadiran Pimpinan Dewan, Ada Apa?.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy