Anggota DPRA Minta Bertemu Mualem Tanpa Kehadiran Pimpinan Dewan, Ada Apa?

Anggota Fraksi PKB DPRA Rijaluddin
Anggota Fraksi PKB DPRA, Rijaluddin. Foto: Tangkapan layar Youtube DPRA/Line1.News

Banda Aceh, Line1.News – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rijaluddin menyampaikan keinginan seluruh anggota legislatif untuk bertemu secara khusus dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.

Keinginan itu disampaikan Rijaluddin saat interupsi di akhir rapat paripurna DPRA dengan agenda Penyampaian LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, di Gedung Utama DPRA, Senin, 6 April 2026.

Baca juga: LKPJ Gubernur Aceh 2025: Realisasi Belanja Rp10,6 Triliun, DPRA Gaspol Bentuk Pansus

Rapat itu dipimpin Ketua DPRA, Zulfadli alias Abang Samalanga didampingi dua wakil ketua. Rapat juga dihadiri Mualem, Forkopimda, dan para kepala SKPA.

Awalnya, Abang Samalaga tak mengizinkan interupsi dari anggota DPRA. Namun, Rijaluddin menyanggah dan ingin menyampaikan permintaan khusus kepada Mualem.

“Ini permohonan kami khusus untuk Pak Gubernur saja,” kata Rijaluddin.

Baca juga: Martini Sebut Anggota DPRA Dapat Pokir Segini

Abang Samalanga meminta agar Rijaluddin mengkomunikasikan di rapat paripurna lainnya. Namun, Rijaluddin tetap ingin menyampaikan secara langsung dalam rapat paripurna hari ini.

“Pak Gubernur, kami meminta seluruh anggota DPRA berjumpa dengan Pak Gubernur tanpa pimpinan. Setuju kawan-kawan,” ucap Rijaluddin. “Setuju,” sahut anggota DPRA lainnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tidak menyampaikan alasan terkait permintaan bertemu secara khusus dengan Mualem, tanpa didampingi pimpinan DPRA.

“Itu permohonan kami dari lubuk hati yang paling dalam, Pak Gubernur, kami mohon kebijaksanaannya,” ucap Ketua Komisi V DPRA itu.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy