Catat! Ini Janji Kepala BNPB untuk Pemulihan Aceh Tengah-Bener Meriah

Kepala BNPB Suharyanto di Aceh Tengah
Kepala BNPB Suharyanto di Aceh Tengah. Foto: Istimewa

Takengon – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memastikan bencana Sumatra terutama Aceh Tengah dan Bener Meriah telah menjadi prioritas nasional.

Suharyanto mengatakan BNPB menempatkan Brigjen Ismed sebagai penanggung jawab lapangan di Aceh Tengah selama masa tanggap darurat demi mempercepat langkah penanggulangan.

“Prioritas utama adalah akses dasar masyarakat. Pangan, sandang, BBM, makanan siap saji, obat-obatan, hingga perahu untuk distribusi bantuan,” ujarnya saat rapat koordinasi di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Selasa, 9 Desember 2025.

Baca juga: Kepala BNPB yang Sebut Bencana Sumatra Mencekam di Medsos Kunjungi Aceh Tengah

Suharyanto juga menegaskan kesiapan logistik dalam jumlah besar. Hingga saat ini telah disiapkan 10.000 ton beras, sementara usulan kebutuhan dari Aceh Tengah mencapai 1.000 ton.

Untuk memastikan ketersediaan, Suharyanto langsung melakukan panggilan kepada Direktur Bulog dan Kepala Bappenas agar pemenuhan kebutuhan tersebut segera dieksekusi tanpa menunggu proses panjang.

Terkait pengangkutan bantuan, kata dia, BNPB mengerahkan pesawat Hercules yang mampu membawa 15 ton dalam penerbangan dari Bandara Kuala Namu, Medan.

Baca juga: Kata Pemuda Gayo Ini Soal Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam Penanganan Bencana

Selain itu, BNPB terus berkoordinasi dengan Danlanud Soewondo dan Lanud Rembele untuk memastikan armada udara bekerja maksimal mengirim logistik ke wilayah yang belum dapat ditembus melalui jalur darat.

Terkait akses jalan, kata Suharyanto, BNPB bersama pemerintah daerah menyiapkan dua metode menggunakan alat berat grader untuk membuka jalur baru serta opsi penggunaan TNT atau dinamit untuk memecah batu tebing yang menjadi hambatan utama.

Sementara itu, masyarakat yang terdampak akan ditempatkan pada hunian sementara sebelum proses pembangunan hunian tetap dimulai.

Baca juga: Stok Beras Menipis, KNPI Aceh Tengah Tuntut Janji Dek Fad Buka Jalur KKA Secepatnya

“Yang paling penting adalah prioritas kemanusiaan. Untuk korban sakit kita siapkan evakuasi ke Kuala Namu maupun ke Banda Aceh, sekaligus mengangkut logistik dalam perjalanan kembali.”

Sementara itu, Direktur PLN Wilayah Aceh Tengah – Bener Meriah yang dipanggil langsung ke forum oleh Suharyanto memastikan proses penormalan listrik sedang disesuaikan.

Ia menyampaikan penanganan kelistrikan dari Lhoksemawe dan Nagan Raya sedang berlangsung. Listrik ditargetkan kembali menyala di kawasan tersebut pada Selasa, 9 November 2025, pukul 18.37 waktu Aceh.

Namun, pantauan Line1.News, sejak tadi malam hingga siang ini, listrik masih padam di Bener Meriah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy