Proses pemindahan bantuan (STS) dari KRI Sutedi Senoputro 378 ke kapal Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai Aceh
Langsa — Kapal Patroli Bea Cukai (BC) 30001 bersandar di Pelabuhan Langsa pada pukul 10.30 waktu Aceh, Minggu, 30 November 2025. Kapal tersebut membawa bantuan logistik untuk korban banjir di Langsa dan sejumlah wilayah sekitarnya.
Kapal BC 30001 sejak pagi tadi melakukan operasi Ship-to-Ship (STS) dengan KRI Sutedi Senoputro 378 TNI Angkatan Laut yang membawa bantuan logistik untuk masyarakat terdampak di wilayah Sumatera, khususnya Langsa.
STS merupakan kegiatan transfer muatan dari satu kapal ke kapal lainnya saat keduanya berada di laut atau area tambat, bukan di pelabuhan.
Kepala Bea Cukai Aceh Bier Budy Kismulyanto menjelaskan keputusan melakukan STS di laut diambil karena tingginya urgensi kebutuhan logistik di darat serta keterbatasan akses transportasi akibat bencana.
“Bantuan ini harus segera tiba. STS menjadi pilihan paling cepat dan aman agar bantuan dapat segera disalurkan kepada warga,” ujarnya.
Proses STS. Foto: Humas Bea Cukai Aceh
Proses STS berlangsung dari pukul 07.00 hingga 09.00 waktu Aceh, dilakukan dengan pengawasan ketat dan koordinasi antara Bea Cukai Aceh dan TNI Angkatan Laut.
Setelah seluruh muatan berhasil dipindahkan, Kapal BC 30001 langsung bergerak menuju daratan untuk mendistribusikan bantuan tersebut ke posko-posko yang membutuhkan.
Bier juga menyebutkan bantuan yang diterima melalui proses STS tersebut terdiri dari 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam.
“Setibanya di darat, seluruh bantuan akan segera disalurkan oleh Pemko Langsa kepada para korban yang terdampak bencana untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat,” ujarnya.
Dia memastikan seluruh proses pemindahan bantuan berjalan aman dan lancar. “Kami memastikan bantuan ini segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Bea Cukai bersama berbagai pihak terus bekerja keras mempercepat pemulihan di Langsa dan sekitarnya.”
Sebelumnya, pada Sabtu, 29 November 2025, Kapal Patroli BC 60001 bergerak dari Tanjung Balai Karimun menuju Langsa, Aceh, pada pukul 19.15. Kapal membawa bantuan logistik yang dihimpun dari seluruh pegawai Kementerian Keuangan sebagai bentuk solidaritas untuk korban banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Aceh. Logistik tersebut berupa bahan makanan, air minum, LPG, hingga perlengkapan darurat.[]
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy