Banda Aceh – Realisasi Belanja Pegawai Pemerintah Aceh beberapa tahun terakhir terus membengkak. Adapun Belanja Modal malah menukik.
Teranyar, Pemerintah Aceh menganggarkan Belanja Pegawai dalam Rancangan Qanun (Raqan) tentang APBA tahun anggaran 2026 sebanyak Rp4,03 triliun. Sementara Belanja Modal hanya Rp575,97 miliar, terjun bebas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Sekda Serahkan Raqan APBA 2026, Belanja Aceh Rp10,33 Triliun
Nota Keuangan dan Raqan Aceh tentang APBA 2026 telah diserahkan oleh Sekda Aceh, M. Nasir, dalam Rapat Paripurna DPRA pada Selasa, 18 November 2025.
Dokumen anggaran tersebut disusun berdasarkan KUA-PPAS 2026 dan berpedoman pada RKPA 2026 yang ditetapkan melalui Pergub Aceh Nomor 26 Tahun 2025.
Baca juga: Segini Rincian Proyeksi Pendapatan dan Belanja dalam KUA-PPAS APBA 2026
Sebagai perbandingan, Line1.News menelusuri data alokasi dan realisasi Belanja Pegawai serta Belanja Modal Pemerintah Aceh tahun anggaran 2021 hingga 2024, termasuk pagu 2025.
2021-2024
Berikut data dikutip Line1.News dari Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Aceh TA 2021-2024 (audited):
APBA 2021:
Belanja Pegawai Rp2,82 T, realisasi Rp2,63 T (93%).
Belanja Modal Rp3,31 T, realisasi Rp2,19 T (66,34%).
APBA 2022:
Belanja Pegawai Rp2,80 T, realisasi Rp2,67 T (95,24%)
Belanja Modal Rp3,21 T, realisasi Rp2,86 T (89,24%).
APBA 2023:
Belanja Pegawai Rp2,81 T, realisasi Rp2,77 T (98,83%).
Belanja Modal Rp1,74 T, realisasi Rp1,67 T (96,32%).
APBA 2024:
Belanja Pegawai Rp3,45 T, realisasi Rp3,37 T (97,66%).
Belanja Modal Rp1,28 T, realisasi Rp1,24 T (96,93%).
APBA murni 2025:
Belanja Pegawai Rp3,68 T.
Belanja Modal Rp1 T lebih.
Data Belanja Pegawai dan Belanja Modal dalam APBA murni 2025 dikutip Line1.News dari Lampiran Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBA TA 2025.
Adapun Pergub tentang Penjabaran Perubahan APBA TA 2025 belum dipublikasikan oleh Pemerintah Aceh.
Lantas, mengapa dalam Raqan APBA 2026, Belanja Modal hanya Rp575,97 miliar?
Jurnalis Line1.News di Banda Aceh telah mengirimkan pertanyaan konfirmasi tersebut kepada Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA pada Rabu sore, 19 November 2025. Namun, hingga Rabu malam, belum ada respons.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy