Prabowo Sindir Birokrat ASN Selama Ini Hidup Enak, Tidak Efisien Layani Rakyat

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Peringatan Harlah ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025). Foto: YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyindir banyak orang ingin menjadi aparatur sipil negara atau ASN tetapi tak bekerja maksimal setelah diterima.

“Ada kecenderungan, semua ingin jadi ASN, semua ingin jadi pegawai negeri. Kita tahu setelah di dalam, sudah jadi tidak bekerja maksimal,” ujarnya saat peresmian mekanisme baru penyaluran tujangan guru ASN daerah di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Maret 2025, dikutip dari tempo.co.

Alih-alih memudahkan, kata Prabowo, selama ini budaya ASN justru menyusahkan rakyat. Bahkan para birokrat sering kali hidup enak dan tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat.

Ia pun meminta para menteri koordinator dan menteri memperbaiki sistem ini. “Birokrat-birokrat yang tidak mau mengikuti zaman harus kami evaluasi. Jangan mengira jadi ASN hidup enak dan seenaknya tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat,” ujar dia.

Prabowo pun berpesan kepada seluruh ASN untuk mengabdi dengan tulus dan tidak setengah-setengah.

“Kalau kita mau mengabdi, ya mengabdilah jangan setengah-setengah. Kita mengabdilah dengan sepenuh hati. Mekanisme yang seperti ini, pelayanan harus cepat, harus efisien, uang rakyat harus benar-benar digunakan dengan baik,” ujarnya.

Dia juga menyinggung masih banyak pihak yang selalu menyusahkan rakyat. Salah satunya dalam pembayaran tunjangan guru ASN daerah yang harus berlama-lama mengendap di rekening Pemda setempat.

“Lama-lama untuk apa? Ditahan itu untuk apa? Ya kan? kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu. Kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin pendek. Kalau bisa susah kenapa dibikin gampang. Budaya ini harus kita kikis.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy