Banda Aceh — Sebanyak 6.666 pelaku usaha mikro terpilih sebagai penerima bantuan usaha berbasis individu tahun 2025 dari Baitul Mal Aceh (BMA). Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta yang ditransfer ke rekening masing-masing.
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Infak BMA, Arif Arham, dengan target penerima 6.666 orang, total anggaran program ini mencapai Rp20 miliar.
“Hingga akhir Juni 2025, kami telah memverifikasi dan menetapkan 5.129 penerima yang dinyatakan layak. Sisanya, termasuk dari Kabupaten Aceh Timur, masih dalam proses verifikasi yang akan dilanjutkan pada semester kedua,” ungkap Arif dikutip dari Laman BMA, Rabu, 2 Juli 2025.
Baca juga: Baitul Mal Aceh Alokasikan Infak Rp20 Miliar untuk Modal Usaha 6.666 Mustahik
BMA menegaskan program itu tidak memungut biaya atau potongan dalam bentuk apa pun. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BMA dengan tujuan penipuan.
Daftar lengkap penerima bantuan usaha individu 2025 diumumkan pada Senin, 30 Juni 2025. Untuk melihatnya, bisa mengakses tautan https://s.id/pengumuman_individu2025.
Baca juga: Sertakan Kode QRIS, Baitul Mal Aceh Siap Jemput Zakat
Menurut Ketua Badan BMA Mohammad Haikal program itu bentuk upaya nyata BMA mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro di seluruh Aceh.
Bantuan itu tak hanya sebatas dukungan finansial, tetapi juga bentuk kepercayaan BMA terhadap kemampuan dan semangat para pelaku usaha kecil.
“Bantuan ini kami harapkan menjadi stimulan penting yang bisa mendorong pelaku usaha bertumbuh dan berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy