Warga Ungkap Detik-Detik Penjarahan Minimarket di Aceh Tengah Dipicu Krisis Sembako

Suasana saat polisi berhasil mengamankan gerai Alfamart di Blang Kolak yang menjadi sasaran penjarahan
Suasana saat polisi berhasil mengamankan gerai Alfamart di Blang Kolak yang menjadi sasaran penjarahan. Foto: Istimewa

Takengon – Penjarahan minimarket kembali terjadi Aceh Tengah setelah aksi sebelumnya berhasil diredam kepolisian hingga tak berlanjut. Kali ini, penjarahan dilaporkan menimpa minimarket Alfamart Jalan Rumah Sakit Datu Beru Takengon.

Dian, warga Kecamatan Lintang, kepada Line1.News mengatakan kejadian itu berlangsung pada Senin malam, 1 Desember 2025, sekira pukul 22.00 waktu Aceh.

Sebelumnya, ia sempat menyaksikan penjarahan yang menimpa gerai Alfamart di Desa Blang Kolak, Kecamatan Bebesan, pada Senin sore, 1 Desember 2025.

Dian mengungkapkan aksi tersebut terjadi sekira pukul 17.00 waktu Aceh. Dian sempat melihat ratusan warga menyerbu gerai Alfamart tersebut.

Dia menyebut aksi itu terjadi lantaran warga merasa terdesak dan kekurangan pasokan bahan pokok.

“Sehingga memilih jalan pintas demi bertahan hidup, meski dengan risiko melanggar hukum. Apalagi Pemerintah pusat dan provinsi sangat lamban memasok logistik makanan ke kami,” ujar Dian yang mengaku rumahnya turut terendam banjir setinggi 1,5 meter, Selasa, 2 Desember 2025.

Baca juga: Penjarahan Minimarket di Takengon, Polisi Turun Tangan

Kemarin, Laman Pemkab Aceh Tengah menuliskan penjarahan beberapa minimarket di Takengon akibat munculnya kekhawatiran warga terhadap menipisnya stok bahan kebutuhan pokok.

Namun, tidak disebutkan minimarket mana saja yang dijarah. Situasi tersebut tidak berlangsung lama karena Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufik langsung menurunkan anggotanya untuk mengamankan lokasi kejadian dan meredakan ketegangan di tengah masyarakat.

“Kami telah mengamankan lokasi dan meminta masyarakat untuk tetap tenang. Tindakan penjarahan adalah melanggar hukum dan akan kami tindak tegas. Kami mengimbau agar warga tidak panik, karena kepanikan hanya akan memperburuk situasi dan mengganggu upaya distribusi yang sedang kami lakukan,” ujar Taufik, Senin, 1 Desember 2025.

Dia menegaskan polisi telah berhasil mengendalikan situasi dan memberikan imbauan keras kepada seluruh elemen masyarakat. Taufik menekankan pentingnya menjaga ketertiban agar upaya pemulihan logistik oleh pemerintah daerah dapat berjalan optimal tanpa hambatan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy