Kawasan padat penduduk di Dusun Empat Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, terkepung sampah sejak belasan tahun terakhir. Selain karena kurangnya kesadaran warga, kondisi tersebut juga disebabkan tidak adanya tempat pembuangan sampah yang disediakan pemerintah sehingga warga terbiasa membuang sampah sembarangan.
Berita Terkait
Antrean Mengular di SPBU Lhokseumawe hingga Malam
Lhokseumawe – Ramai warga masih mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU dalam wilayah Kota Lhoks...
Usai Banjir, Harga Beras di Lhokseumawe Meroket Jadi Rp310 Ribu Per 15 Kilogram, Sebagian Toko Sembako Tutup
Lhokseumawe – Usai banjir bandang beberapa hari terakhir, warga Lhokseumawe kini dihantui krisis bahan pokok semba...
Farhan Zuhri Bantu Sembako dan Advokasi Kesehatan di Posko Pengungsi Korban Banjir Banda Sakti
Lhokseumawe – Anggota DPRK Lhokseumawe, Farhan Zuhri, terus memantau dan membantu masyarakat terdampak banjir di posko...
Ini Kata Kadis Pendidikan Lhokseumawe Soal Pelaksanaan Ujian Anak Sekolah
Lhokseumawe – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Yuswardi meminta para kepala TK, SD, dan SMP me...
[Foto] Cabai Merah Rp200 Ribu dan Bawang Merah Rp100 Ribu/Kg di Lhokseumawe
Seorang pedagang merapikan cabai di salah satu pasar di Lhokseumawe, Jumat, 28 November 2025. Setelah beberapa hari tida...

Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy