Kawasan padat penduduk di Dusun Empat Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, terkepung sampah sejak belasan tahun terakhir. Selain karena kurangnya kesadaran warga, kondisi tersebut juga disebabkan tidak adanya tempat pembuangan sampah yang disediakan pemerintah sehingga warga terbiasa membuang sampah sembarangan.
Berita Terkait
Eselon II Lhokseumawe “Rontok”: 14 Jabatan Kosong, Wali Kota Sayuti “Cuci Gudang” Kabinet?
Lhokseumawe, Line1.News – Badai penonaktifan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Lhokseumawe kian menderu. Hanya dalam ...
Membasuh Luka Banjir: BEM Unimal Hadirkan Senyum dan Mimpi Baru di SMPN 17 Lhokseumawe
Lhokseumawe, Line1.News – Lumpur sisa banjir sudah mengering, namun jejak trauma di hati para siswa SMP Negeri 17 ...
Pulihkan Harapan di Tanah Ujong Pacu: BEM Unimal Kolaborasi Nasional Hadirkan Solusi Pascabanjir
Lhokseumawe, Line1.News – Luka akibat banjir besar akhir 2025 memang mulai mengering, namun bagi warga Gampong Ujong P...
Jemput Bola Kesehatan, Puskesmas Banda Sakti Lhokseumawe Luncurkan Inovasi ‘NALOR’
Lhokseumawe, Line1.News – UPTD Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe terus melakukan transformasi layanan kesehatan d...
Nekat! Pemuda Ini Terekam CCTV Curi Tas Jemaah Saat Sujud di Masjid Baiturrahman Lhokseumawe
Lhokseumawe, Line1.News – Kesucian ibadah salat Asar di Masjid Baiturrahman, Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti...

Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy