Tutup Tradisi Pembaretan Brimob, Kapolda Aceh: Prajurit Elite Harus Tangguh dan Loyal

Kapolda Aceh
Kapolda Aceh menyematkan baret kepada bintara remaja saat penutupan tradisi pembaretan Satuan Brimob di Pusat Latihan Brimob, Lamreh, Selasa, 3 Juni 2025. Foto: Humas Polda Aceh

Jantho – Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko menegaskan Korps Brigade Mobile (Brimob) Polri sebagai satuan elite harus mampu menjadi ujung tombak menghadapi setiap tantangan, melalui kesiapsiagaan operasional, keunggulan kompetensi, dan integritas moral yang tinggi.

Hal itu dikatakan Kartiko saat menutup tradisi pembaretan bintara dan tamtama remaja Satuan Brimob Polda Aceh di Pusat Latihan Brimob, Lamreh, Aceh Besar, Selasa, 3 Juni 2025.

Selama tiga bulan terakhir, para bintara dan tamtama remaja telah menjalani pembinaan intensif meliputi proses penempaan fisik, mental, dan spiritual.

“Pembinaan ini bertujuan membentuk karakter serta integritas sebagai anggota Brimob yang tangguh, disiplin, dan siap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi,” ujar Kartiko dalam keterangan tertulis.

Selama pelatihan, peserta dibekali materi kemampuan dasar Brimob secara komprehensif. Materi tersebut meliputi penanggulangan huru-hara, SAR Brimob, bela diri silat Betako Merpati Putih, pertempuran di hutan (jungle warfare), pertempuran di perkotaan (urban warfare), serta pengenalan alat material khusus (almatsus) seperti jibom, wanteror, KBRN, dan kemampuan dasar intelijen.

“Seluruh rangkaian pelatihan ini dilakukan untuk mengukuhkan identitas, loyalitas, dan integritas sebagai prajurit Brimob yang siap mengemban tugas berat di medan operasi,” ujar Kartiko.

Menurut Abituren Akabri 1991 tersebut, negara sangat membutuhkan kesiapan pasukan elite dengan semangat juang tinggi, komitmen terhadap tugas negara, serta dedikasi untuk selalu hadir di garis terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kartiko juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin, loyalitas, dan integritas bagi para bintara dan tamtama remaja yang akan bergabung dengan keluarga besar Satbrimob Polda Aceh.

“Teruslah belajar dan berlatih agar selalu siap menghadapi tantangan tugas di lapangan. Jaga nama baik Korps Brimob di manapun kalian bertugas, dan bangun komunikasi serta sinergi yang baik dengan sesama anggota, instansi lain, serta seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Aceh,” pesannya.

Di akhir amanatnya, Kartiko mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pengisian kemampuan dasar Brimob dan resmi mengenakan baret biru.

“Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk terus berjuang menjadi prajurit Bhayangkara Brimob sejati yang siap menjaga keutuhan NKRI. Sekali melangkah pantang menyerah. Sekali tampil harus berhasil. Jiwa ragaku demi kemanusiaan.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy