Moskow – Tsunami akibat gempa besar berkekuatan Magnitudo 8.7 di lepas pantai Kamchatka melanda sebagian kawasan timur Rusia. Tsunami dengan ketinggian tiga hingga empat meter terekam di beberapa wilayah Kamchatka.
Surat kabar Rusia Izvestia mengunggah video di media sosial yang menunjukkan gelombang tsunami merusak pabrik pengolahan makanan laut di Severo-Kurilsk, sebuah kota di Kepulauan Kuril. Video itu memperlihatkan bangunan dan mobil di sepanjang pantai terendam air.
Izvestia juga mengunggah rekaman yang diduga diambil di dalam rumah saat gempa terjadi. Rekaman tersebut menunjukkan guncangan hebat, dan benda-benda berjatuhan dan berserakan di lantai.
Gubernur Sakhalin, Valery Limarenko, mengunggah foto di akun media sosialnya yang menunjukkan kerusakan lain di kota yang sama. Foto tersebut memperlihatkan sebagian langit-langit yang runtuh dan puing-puing berserakan di lantai.
Televisi pemerintah Rusia juga telah menayangkan rekaman yang menunjukkan sebagian bangunan taman kanak-kanak runtuh di wilayah Kamchatka.

Beberapa orang terluka akibat gempa tersebut. “Sayangnya, ada pasien yang terluka akibat gempa bumi,” kata Menteri Kesehatan Kamchatka, Oleg Melnikov, seperti dikutip kantor berita pemerintah Rusia, TASS.
“Semua pasien dalam kondisi memuaskan. Tidak ada cedera serius yang dilaporkan saat ini,” tambahnya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 8.7 Guncang Rusia, Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia
Sementara di Jepang, gelombang tsunami pertama dilaporkan terjadi di Pelabuhan Hanasaki di Prefektur Hokkaido, Jepang utara. Tinggi gelombang hampir 30 sentimeter, menurut NHK World Japan.
Meskipun ukuran gelombang pertama relatif lebih kecil, disebutkan gelombang tsunami jauh lebih kuat daripada gelombang biasa.
Gelombang setinggi 50 sentimeter membawa kekuatan hingga 200 kilogram, atau cukup untuk merobohkan orang dewasa.
Adapun Japan Times menyebutkan gelombang setinggi 60 sentimer terpantau di Hokkaido dan Kuji, Prefektur Iwate, sekira pukul 13.00, lebih dari dua jam setelah gelombang pertama tiba di pantai Jepang, Rabu, 30 Juli 2025.
Gelombang setinggi 10 sentimeter hingga 50 sentimeter juga terekam di sepanjang pesisir Pasifik yang luas, mulai dari Hokkaido hingga Miyazaki.
Sejauh ini, Badan Meteorologi Jepang memperingatkan beberapa wilayah negara itu dapat dilanda gelombang setinggi 9,8 kaki atau 3 meter.
Peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk Taiwan, Filipina, Hawaii, dan Kepulauan Aleut Alaska, juga untuk sebagian besar Pantai Barat Amerika Serikat.

Kondisi pelabuhan di kota Severo-Kurilsk setelah tsunami surut. Pelabuhan tersebut terendam seluruhnya. Foto: X @Osinttechnical
BMKG menyebutkan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di sebagian wilayah Indonesia timur dan tengah dengan ketinggian kurang dari 0.5 meter.
Gempa 8.7 atau 8.8 versi Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) terjadi 136 kilometer sebelah timur kota pesisir Petropavlovsk-Kamchatsky di timur jauh Rusia.
Hingga berita ini tayang, Al Jazeera melaporkan gelombang tsunami tampaknya mencapai Hawaii saat permukaan air naik tiba-tiba di sekitar Kahulai, Nawiliwili, Honolulu, dan Pearl Harbour, menurut data dari Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional.[]
New drone footage from the tsunami-hit Russian town of Severo-Kurilsk as floodwaters began to recede this afternoon. pic.twitter.com/3KVNrda2BK
— OSINTtechnical (@Osinttechnical) July 30, 2025


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy