Tinggi Gelombang Tsunami di Jepang Capai 1,3 meter, Paus Hanyut ke Daratan

Gelombang tsunami di Jepang
Data sementara tinggi gelombang tsunami di Jepang. Foto: NHK

Tokyo – Dampak gempa Magnitudo 8.7 di lepas pantai Kamchatka, Rusia, menyebabkan gelombang tsunami di Jepang.

NHK World melaporkan gelombang tsunami setinggi 1,3 meter menghantam Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate, di timur laut Jepang. Tsunami terjadi sekira pukul 13.52 waktu setempat.

Gelombang juga telah naik hingga 80 sentimeter di Nemuro Hanasaki dan 70 sentimeter di Pelabuhan Ishinomaki.

Ketinggian gelombang terus meningkat di tempat lain di Jepang, mencapai 50 dan 60 sentimeter, naik dari 20 sentimeter beberapa jam sebelumnya.

Baca juga: Gempa Magnitudo 8.7 Guncang Rusia, Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia

Pemerintah Jepang mengatakan gelombang dapat mencapai ketinggian 3 meter dan memperingatkan penduduk bahwa peringatan tsunami tetap berlaku selama 24 jam ke depan.

Menurut badan meteorologi Jepang, tsunami diperkirakan akan terjadi di setidaknya delapan prefektur, termasuk wilayah tengah dan timur laut. Ketinggian maksimum tsunami diperkirakan akan mencapai tiga meter. Beberapa kali hantaman gelombang mungkin terjadi.

Baca juga: Tsunami Landa Jepang dan Sebagian Timur Rusia

Di tengah kekacauan yang sedang berlangsung, rekaman video dibagikan BNO News memperlihatkan empat paus besar terdampar di pesisir Jepang, beberapa jam setelah gempa.

Paus-paus itu terlihat tak bergerak di tepi pantai, di tengah hantaman ombak yang datang silih berganti. Disebutkan, paus-paus itu hanyut akibat gelombang tsunami.

Gempa 8.7 atau 8.8 versi Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) terjadi di 136 kilometer sebelah timur kota pesisir Petropavlovsk-Kamchatsky, kawasan timur Rusia, pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06.24 WIB.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy