Lhokseumawe – Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Lhokseumawe nomor urut empat, Fathani-Zarkasyi, paling banyak pengeluaran dana kampanye. Sedangkan paslon nomor urut satu, Azhari-Zulkarnen, terkecil.
Data itu dilihat Line1.News, Jumat, 13 Desember 2024, dalam Pengumuman Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Pemilihan Wal Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tahun 2024, diteken Ketua KIP Lhokseumawe Abdul Hakim. Pengumuman itu dipublikasikan pada situs web KIP Lhokseumawe, Kamis, 12 Desember 2024.
Keempat paslon wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe dengan keterangan hasil audit: patuh.
Baca juga: Hasil Pleno KIP Lhokseumawe, Sayuti-Husaini Raih Suara Terbanyak
Paslon nomor urut satu, Azhari-Zulkarnen, tercatat paling kecil penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, hanya Rp5 juta.
Paslon nomor urut dua, Sayuti Abubakar-Husaini, pengeluaran dana kampanye Rp405 juta lebih.
Pasangan nomor urut tiga, Ismail-Azhar Mahmud, pengeluaran dana kampanye Rp555 juta.
Pasangan nomor urut empat, Fathani-Zarkasyi, pengeluaran dana kampanye Rp797 juta.

[Tangkapan layar Pengumuman KIP Lhokseumawe tentang Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe, yang diumumkan pada 12 Desember 2024. Foto: Line1.News]
Saldo dana kampanye keempat paslon itu tercatat nihil lantaran jumlah penerimaan dan pengeluarannya sama. Artinya, semua dana kampanye yang mereka terima telah digunakan seluruhnya.
Lihat pula: Cek Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Calon Wali Kota Banda Aceh, Siapa Terbanyak Pengeluaran?
Sebagai perbandingan, empat paslon wali kota-wakil wali kota Banda Aceh, berdasarkan hasil audit yang diumumkan KIP kota itu, masing-masing memiliki saldo dana kampanye bervariasi, mulai Rp9,4 juta hingga Rp68 juta lebih.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy