Sambut Haji-Hajah Aceh Tengah, Haili Yoga: Dua Jam Menunggu Serasa Dua Menit

Bupati Haili Yoga dipeluk seorang haji Aceh Tengah
Bupati Haili Yoga dipeluk seorang jemaah haji Aceh Tengah. Foto: Humas Pemkab Aceh Tengah

Takengon – Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bersama wakilnya Muchsin Hasan dan para pejabat lainnya, serta ratusan warga, menyambut kedatangan 163 jemaah haji asal kabupaten itu di Masjid Agung Ruhama Takengon, Senin sore, 30 Juni 2025.

“Kami menyambut dengan lengkap, dari bupati, wakil bupati hingga Forkopimda. Dua jam kami menunggu, tapi terasa hanya dua menit karena rindunya kami menyambut tamu-tamu Allah,” ujar Haili penuh haru.

Dia memuji wajah-wajah para haji dan hajah yang memancarkan kebahagiaan serta ketenangan.

“Wajah para jemaah ceria, insya Allah hajinya diterima Allah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah. Ini menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.

Lantas, Haili mengingatkan harus terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. “Kami rindu tamunya Allah yang agung ini berangkat sehat dan alhamdulillah kembali dengan sehat. Pesan kami bagaimana perilaku kita di Tanah Suci diaplikasikan juga di Tanah Air di kehidupan sehari-hari kita,” ucapnya.

Haili juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, beristirahat dengan cukup, dan terus mendoakan daerah agar semakin baik. “Perjalanan kita belum usai, haji sejati adalah setelah pulang.”

Ketua panitia penjemputan, Mustafa Kamal, mengatakan seluruh jemaah kembali dalam kondisi sehat kecuali satu orang yang sempat mengalami patah tangan di Tanah Suci.

“Namun atas izin Allah dan penanganan medis, kini sudah pulih. Seluruh rukun dan wajib haji berhasil diselesaikan dengan baik,” ujar Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tengah itu

Perwakilan jemaah haji Aceh Tengah, Thamrin Elasri, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ia berterima kasih atas pelayanan, perhatian, dan kerja keras panitia serta pemerintah daerah.

“Kami merasakan pelayanan maksimal dari awal berangkat hingga kepulangan. Semuanya sehat dan bisa menunaikan ibadah dengan lancar.”

Saat penyambutan, suasana haru dan suka cita sangat terasa. Ketika para jemaah turun dari bus satu per satu, tangis bahagia mereka di antara pelukan sanak keluarga yang telah menunggu sejak siang.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy