Lhokseumawe – Pj. Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat termasuk pemilih muda agar tidak terpengaruh hoaks di Pilkada 2024.
Hanan menyampaikan itu saat peluncuran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tahun 2024. Kegiatan tersebut digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe di Museum Kota Lhokseumawe, Sabtu, 20 Juli 2024, malam.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, namum merupakan tongkat awal untuk mendongkrak partisipasi seluruh elemen. Dan tentunya hal yang menjadi perhatian ialah edukasi kepada pemilih muda sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah, agar masyarakat tidak terpengaruh hoaks yang dapat menjadikan suasana menjadi tidak baik,” ujar Hanan dikutip pada Ahad (21/7).
Pj. Wali Kota menegaskan pentingnya pelaksanaan pemilihan yang demokratis, transparan, dan akuntabel. Dia berharap masyarakat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilihan untuk memilih pemimpin yang bisa membawa Kota Lhokseumawe menjadi lebih baik dan maju.
“Pemilihan ini harus berjalan dengan demokratis, pahami visi dan misinya (calon wali kota dan wakil wali kota), kemana kota dan masyarakat akan dibawa lima tahun akan datang. Baik buruknya Kota Lhokseumawe ke depan tidak terlepas dari pemimpin dan kebijakannya,” ujar Hanan.
Pj. Wali Kota juga mengingatkan agar pada masa kampanye menghindari politik identitas yang membawa permasalahan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan). “Wujudkan Pilkada damai untuk menghindari perselisihan di antara masyarakat Kota Lhokseumawe”.
Terkait anggaran Pilkada 2024, Pemko Lhokseumawe sudah mencairkan 100 persen kepada KIP dan Panwaslih Lhokseumawe serta pihak keamanan yaitu TNI dan Polri. Pj. Wali Kota berharap anggaran itu dapat digunakan dengan baik dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada agar berjalan lancar.
Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim, mengatakan pelaksanaan pemilihan pada 27 November 2024 bukan hanya tugas KIP atau Pemko Lhokseumawe saja. Akan tetapi, tugas seluruh masyarakat dalam menentukan pemimpin di Kota Lhokseumawe.
Komisioner KIP Aceh, Ahmad Mirza Safwandy, menyebut suksesnya Pilkada ditentukan partisipasi pemilih yang tinggi. “Saya mengajak masyarakat Kota Lhokseumawe untuk berpartisipasi secara damai, karena tanpa dukungan, kita tidak dapat melaksanakan ini dengan baik,” ucapnya.
Acara peluncuran itu dihadiri berbagai elemen masyarakat, unsur Forkopimda dan para pejabat Kota Lhokseumawe, serta perwakilan partai politik.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy