Lima Warga Lhokseumawe Menang Undian Sepeda Listrik dari Pemko

Pengundian pemenang sepeda listrik
Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mengundi pemenang sepeda listrik yang berpartisipasi dalam program pengumpulan struk pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau PBJT makanan dan minuman. Foto: Humas Pemko Lhokseumawe

Lhokseumawe – Lima warga Lhokseumawe memperoleh sepeda listrik setelah berpartisipasi dalam program pengumpulan struk pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau PBJT makanan dan minuman. Program ini diadakan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Pengundian lima pemenang sepeda listrik dilakukan Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar di Aula Setdako Lhokseumawe, Rabu, 9 April 2025.

Kelima pemenang yang mendapatkan sepeda listrik adalah Nanda dari Rumah Makan Soto Riendang, Agus Zuliana (Pizza House), Fata (TR Coffee), Reza (Taufik Kopi 2), dan Asnadi (Pizza House).

Pelaksana tugas Kepala BPKD Lhokseumawe Dahniar mengatakan total 5.740 struk dari konsumen terkumpul dalam program tersebut.

Para konsumen itu bertransaksi di 16 restoran, rumah makan, warung, dan kafe yang telah menjadi wajib pajak aktif di wilayah Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Warga Lhokseumawe, Mau Dapat Sepeda Listrik Gratis dari Pj Wali Kota? Begini Caranya

Struk dikumpulkan selama periode Juni hingga November 2024. Setelah itu diundi secara manual dan disiarkan langsung melalui akun Instagram resmi BPKD Lhokseumawe.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilakukan secara langsung dalam waktu dekat oleh Wali Kota Lhokseumawe.

Dahniar menyebutkan kegiatan itu bagian dari upaya pemerintah membangun hubungan positif antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran pajak di kalangan konsumen.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan, mudah, dan partisipatif.”

Sementara itu, Wali Kota Sayuti berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di sektor makanan serta minuman yang telah menunjukkan komitmen memenuhi kewajiban perpajakan.

“Tanpa partisipasi aktif dari para wajib pajak dan konsumen, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Pajak dari sektor makanan dan minuman adalah salah satu sumber penting PAD bagi Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat warga turut aktif mendukung pembangunan daerah melalui pajak.

“Mari terus kita jaga semangat kebersamaan untuk membangun Lhokseumawe yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kerja bagah, masyarakat ceudah, Lhokseumawe meugah.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy